alexametrics
Kamis, 29 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Mau Ambil Sandal, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

02 Desember 2018, 10: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Memakan Korban : Petugas memasukkan tubuh Andri Setiawan dalam kantung jenazah, selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit sebelum diserahkan pada kelua

Memakan Korban : Petugas memasukkan tubuh Andri Setiawan dalam kantung jenazah, selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit sebelum diserahkan pada keluarga. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Lagi, kolam Taman Angsa jalan Lontar kembali memakan korban jiwa. Kali ini yang menjadi Andri Setiawan.  14,  yang tinggal di Jalan Donowati Gg IV nomor 48, Surabaya ditemukan tewas, Sabtu (1/12) sekitar pukul 15.00. Korban tewas tenggelam saat akan mengambil sandalnya yang terjatuh di dalam kolam. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum tenggelam korban bermain di sekitar kolam bersama tiga orang temannya. Mereka, RL, 14, warga Jalan Manukan Lor RT 03 RW 12, Manukan Kulon, RD, 14, warga Jalan Simo Tambaan II, dan AH, 16, warga Jalan Simo Tambaan II, Surabaya. 

Karena keasyikan bermain, di pinggir kolam, tiba-tiba sandal pelajar kelas VIII SMPN 50 Surabaya terjatuh ke dalam air. Korban pun saat itu memberanikan diri untuk masuk kolam guna mengambil sandalnya. Apes saat itu ternyata kolam memiliki kedalaman yang cukup lumayan. Korban yang diduga tak bisa berenang malah tenggelam. 

Melihat rekannya tenggelam, dua teman korban sempat berusaha menolong. Tapi mereka gagal dan malah ikut tenggelam. Lantaran  tak bisa berenang,  salah satu dari mereka meminta pertolongan kepada security yang berjaga di sekitar lokasi. "Korban terpleset dan sandalnya masuk kolam, korban berusaha mengambil sandal akan tetapi dia malah tenggelam," ujar Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto Sabtu (1/12). 

Begitu security tiba di lokasi langsung menolong korban yang berada di dalam kolam. Namun sayang saat itu korban sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Sementara kedua rekannya selamat. "Setelah diidentifikasi Tim Inafis, Jenazah korban dimintakan visum ke Rumah Sakit Umum dr Soetomo, sebelum diserahkan ke keluarga," jelasnya.

Sekedar diketahui, Senin (12/3) lalu Tommy Oktavian, 15, pelajar asal Jalan Pakis Tirtosari Gang X B nomor 7, juga ditemukan tewas tenggelam di kolam taman angsa. Saat itu korban, mulannya bermain bersama empat kawannya sepulang sekolah. Sekitar pukul 16.00, tiba-tiba saat bermain di tepi kolam, Handphone (HP) korban jatuh. Korban seketika itu berusaha mengambil HP. Sayang, bukan HP yang didapat, akan tetapi korban malah tenggelam hingga tewas. Sementara, beberapa temannya juga nyaris tewas setelah tenggelam dan minum air karena tak bisa berenang saat berusaha menolong korban.(rus/rtn)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP