Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Cuci Gudang, Pakde Karwo Lantik 1.017 Pejabat Eselon II-IV

01 Desember 2018, 06: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

RESMI: Gubernur Soekarwo membacakan sumpah dan janji jabatan diikuti oleh semua pejabat yang dilantik.

RESMI: Gubernur Soekarwo membacakan sumpah dan janji jabatan diikuti oleh semua pejabat yang dilantik. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Sebanyak 1.017 pejabat di lingkungan Pemprov Jatim yang terdiri dari eselon II hingga IV dilantik oleh Gubernur Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (30/11). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah bagian dari mutasi yang melibatkan 1.017 pejabat.

Terdiri dari 14 pimpinan tinggi pratama (eselon II), 270 pejabat administrator (eselon III) dan 733 pejabat pengawas (eselon IV).

Dalam sambutannya, pria yang akrab dipanggil Pakde Karwo tersebut mengatakan bahwa pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan karena adanya 27 unit pelaksana teknis (UPT) yang dilebur sesuai peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) No 12 Tahun 2017.

“Ini batas akhir yang diberikan Mendagri untuk mengisi kekosongan. Jadi tidak hanya yang tidak tertampung, tetapi semua eselon III dan IV sudah masuk dalam pelantikan ini,” kata Pakde Karwo yang didampingi Sekdaprov Heru Tjahjono dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Anom Surahno.

Ia pun berpesan agar pejabat baru segera memahami tugas dan fungsi masing-masing. “Pejabat pimpinan tinggi pratama ini harus segera mempelajari tupoksi, juga rencana kerja dan anggaran,” pinta gubernur Jatim dua periode tersebut.

Pakde menambahkan bahwa pelantikan tersebut melaksanakan Peraturan Pemerintahan No 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang dikoreksi oleh Mendagri dan diganti dengan Permendagri No 12 Tahun 2017.

“Jadi (mutasi) ini diperintah peraturan melalui PP dan Permendagri. Ada 27 UPT yang ditiadakan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono meminta agar mereka terus meningkatan integritas dan kapabilitasnya. Menurutnya, integritas dan kapabilitas wajib ada di setiap pemimpin saat bertugas. Pejabat pengawas di lingkungan pemprov juga dituntut untuk terus menjaga loyalitas, produktifitas dan kapabilitas. (tra/jay)

(sb/tar/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia