Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Proses Perbaikan Korban Puting Beliung Tinggal 50 Rumah

30 November 2018, 16: 34: 05 WIB | editor : Wijayanto

Bantuan untuk korban puting beliung.

Bantuan untuk korban puting beliung. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Bantuan tidak terduga (BTT) urung diajukan untuk ratusan keluarga yang terdampak puting beliung di Kecamatan Tulangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lebih memilih mempercepat pemulihan kawasan yang terdampak dengan membetikan sumbangan bahan material.

Kepala BPBD Dwidjo Prawito mengatakan, BTT berupa uang tunai seharusnya sudah dicarikan. Namun, prosesnya sangat panjang. Harus menunggu persetujuan bupati terlebih dahulu. Dia menjelaskan, lamanya proses pencairan itu disebabkan verifikasi bangunan terdampak.

Sebab, selain BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan pihak desa harus menelaah kerusakan rumah. Hal itu dilakukan untuk mengelompokkan jenis kerusakan. Rusak berat, sedang, atau ringan. Proses telaah ini harus detail agar besaran bantuan uang yang diberikan tidak salah.

Selain itu, jumlah rumah yang rusak tidak sesuai dengan pendataan awal. Pihak desa semula mengajukan data 458 bangunan rusak. Setelah diteliti, total bangunan rusak berkurang menjadi 271 rumah. Mayoritas rusak ringan dan hanya empat bangunan yang rusak berat. Dua di Desa Kajeksan dan dua di Desa Kemantren.

Dengan pertimbangan itu, BPBD memutuskan tidak mengajukan BTT. Perbaikan rumah menggunakan anggaran BPBD dan sumbangan dari warga. "Itu sudah mencukupi," katanya.

Untuk empat bangunan warga yang rusak berat sudah mendapatkan penanganan. Keempatnya mendapatkan sumbangan dari ormas. Saat ini tinggal proses pembangunannya saja. Dia menargetkan, satu minggu ke depan, sembilan desa yang terdampak puting beliung sudah pulih. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia