Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Jumlah Pemilih Meningkat, KPU Akan Tambah TPS

28 November 2018, 16: 24: 26 WIB | editor : Wijayanto

DITAMBAH: Salah satu warga Manyar saat melakukan pencoblosan pemilihan gubernur beberapa waktu lalu.

DITAMBAH: Salah satu warga Manyar saat melakukan pencoblosan pemilihan gubernur beberapa waktu lalu. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Setelah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), ternyata jumlah pemilih terus mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat jumlah pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) melebihi kapasitas maksimal. Sehingga, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik menambah jumlah TPS.

Untuk penambahan TPS hanya dilakukan di tiga desa Kecamatan Manyar. Yakni, Desa Sukomulyo, Desa Karang Rejo dan Desa Manyar Sidomukti. “Penambahan kami lakukan karena adanya penambahan jumlah pemilih,” ujar Komisioner Divisi Data KPUD Kabupaten Gresik Sidiq Notonegoro, kemarin.

Menurut dia, adanya penambahan pemilih tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dimasukkan ke salah satu TPS. Karena jumlah pemilih satu TPS di Kecamatan Manyar rata-rata sudah diangka 300. “Jadi kami akhirnya memilih opsi untuk pemekaran TPS,” ungkap dia.

Dikatakan, untuk Desa Sukomulyo ada tambahan pemilih sebanyak 233 orang, Desa Karang Rejo ada tambahan pemilih sebanyak 88 orang dan Desa Manyar Sidomukti ada tambahan pemilih sebanyak 36 orang.

Dengan adanya penambahan TPS, maka jumlah total TPS yang ada di Kabupaten Gresik naik dari sebelumnya 3.651 menjadi 3.654. Sehingga, pihaknya juga mengajukan tambahan logistic pemilu. “Secara otomatis jumlah logistic juga akan bertambah karena TPS-nya bertambah,” imbuh dia. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia