Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

2019, DPU Anggarkan Rp 10 M untuk Finishing Stadion Gejos

28 November 2018, 15: 31: 07 WIB | editor : Wijayanto

BELUM SELESAI: DPU Kabupaten Gresik berencana mempercantik bagian depan Stadion Gejos.

BELUM SELESAI: DPU Kabupaten Gresik berencana mempercantik bagian depan Stadion Gejos. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Proyek pembangunan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) tahun depan bakal diajukan tambahan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik mengajukan anggaran untuk melakukan finishing bagian depan stadion. Usulan ini lebih besar dari pada ploting anggaran yang telah disiapkan di dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2019. Dalam R-APBD, Badan Anggaran (Banggar) hanya memberikan jatah Rp 3 miliar.Menurut Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPU Kabupaten Gresik Tri Handayani, untuk menyelesaikan bagian depan stadion memang kebutuhannya sekitar Rp 10 miliar. Sehingga, untuk ploting anggaran sebesar Rp 3 miliar dirasa masih kurang. “Kalau Rp 3 miliar kami hanya bisa menyelesaikan talud (penahan tebing) dan pagar di depan stadion,” ujarnya.Menurut dia, angka Rp 10 miliar sebenarnya sangat realistis melihat kebutuhan finishing yang lumayan banyak. Terutama untuk bagian depan stadion. Sebab, rencananya akan diberikan realif untuk temboknya. “Kalau Rp 10 miliar, bagian depan stadion bisa diselesaikan sesuai rencana,” ungkap dia.Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Banggar DPRD Gresik Moh Syafi’ AM mengatakan jika memang kebutuhannya Rp 10 miliar akan diusahakan. Yang jelas, pihaknya minta untuk proyek pembangunan stadion harus segera diselesaikan. “Kami minta dihitung dengan cermat, berapa lagi kebutuhannya,” terangnya.Ditambahkan, selama ini pengajuan anggaran untuk kelanjutan proyek stadion selalu terjadi setiap tahun. Pihaknya meminta agar semua kebutuhan dihitung dan langsung diajukan. Biar segera selesai. “Paling tidak stadion layak dan bisa dinikmati masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuh dia.Sebagai catatan, pembangunan stadion Gejos yang dilakukan sejak 2014 lalu telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 276 miliar. Padahal, kebutuhan anggaran untuk dapat menyelesaikan pembangunan stadion sesuai perencanaan awal mencapai Rp 850 miliar.

Pemerintah kabupaten telah berusaha mengusulkan bantuan pembangunan stadion kepada pemerintah pusat pada tahun 2016 lalu. Namun, hingga kini belum berhasil terealisasi. Untuk menambal kekurangan anggaran, pemerintah akhirnya menggunakan APBD dengan nominal yang cukup kecil pertahunnya.  Pada tahun 2017, pemerintah mengucurkan anggaran Rp 9,1 miliar. Kemudian, pada tahun 2018 pemerintah kembali mengucurkan anggaran Rp 21 miliar. (rof/ris)  

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia