Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Mabuk Tembakau Gorilla, Empat Mahasiswa Surabaya Diadili

28 November 2018, 05: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

TERDAKWA: Arsih (kanan depan) dan Davin menjalani sidang di PN Surabaya.

TERDAKWA: Arsih (kanan depan) dan Davin menjalani sidang di PN Surabaya. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Empat orang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Surabaya duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (27/11). Mereka menjalani sidang lanjutan dalam perkara penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti tembakau gorila.

Keempatnya menjalani sidang dalam agenda mendengarkan keterangan para terdakwa. Keempatnya adalah Risqi Ramadhani Akbar, Muhammad Sholehuddin, Arsih Aditya Perwira dan Pramudya Davin Ramadhan. Meski perkara keempatnya sama, namun berkas mereka berbeda.

Pertama, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakosa meminta keterangan dari terdakwa Arsih dan Davin. Menurut Arsih, dia sudah dua kali menggunakan tembakau gorila tersebut. Dia biasa memakainya bersama teman-teman.

Menurut Arsih, dia membeli tembakau gorila tersebut seharga Rp 50 ribu lewat online. Biasanya saat dibeli, tembakau tersebut sudah berbentuk lintingan seperti rokok. "Jadi tinggal pakai saja," terangnya.

Arsih mengaku tidak tahu jika tembakau gorila dilarang. Sebab barang tersebut mudah diperoleh. Mendengar pernyataan itu, JPU Ali pun mengejar terdakwa dengan sejumlah pertanyaan. 

"Kalau memang tidak tahu, paling gak kamu curiga. Logikanya masak ada satu linting rokok harganya Rp 50 ribu. Tentu ada yang aneh," kata JPU Ali.

Mendengar pertanyaan itu, Arsih yang memiliki tato di leher tak bisa membantah. Dia terus menunduk dan akhirnya mengakui perbuatanya. Sementara ketiga terdakwa lain mengaku hanya ikut-ikutan pakai.

Untuk diketahui, keempat mahasiswa ini ditangkap dari salah satu kafe di Surabaya. Saat itu, keempatnya berkumpul untuk menggelar event yang terdiri dari 25 orang termasuk mereka. Diduga saat itu, mereka mengonsumsi tembakau gorila hingga ada yang pingsan. 

Polisi yang menerima laporan lantas menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya setelah diperiksa, korban yang pingsan positif menggunakan tembakau gorila. Sidang keempatnya akan dilanjutkan pada minggu depan dengan agenda pembacaan tuntutan. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia