Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Pembangunan Pantai Ngimboh Dibatalkan

Terkendala Izin Reklamasi, Dewan Minta Siapkan Lahan

26 November 2018, 18: 22: 29 WIB | editor : Wijayanto

BATAL: Rencana pemerintah untuk membangun pantai baru di wilayah Utara batal dilakukan karena terkendala izin reklamasi dari Pemprov Jatim.

BATAL: Rencana pemerintah untuk membangun pantai baru di wilayah Utara batal dilakukan karena terkendala izin reklamasi dari Pemprov Jatim. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk membangun wisata pantai baru di Desa Ngimboh, Kecamatan Panceng batal terlaksana. Gagalnya rencana tersebut lantaran terbentur aturan reklamasi. Apalagi, saat ini terkait dengan izin reklamasi menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik Mighfar Syukur membenarkan, jika rencana pembangunan pantai baru batal. Namun, pihakanya tidak tahu pasti alasan dibatalkannya pembangunan tersebut. “Kalau tidak salah karena terbentur aturan reklamasi,” ujarnya.

Menurut dia, untuk program kegiatan pembangunan Pantai Ngimboh berada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik. Sebab, untuk SDM teknis pembangunan Disparbud tidak punya. “Makanya sejak awal kami serahkan kepada DPU, termasuk kenapa gagal mereka yang lebih tahu,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Asroin Widyana mengatakan dibatalkanya pembangunan tersebut karena pemerintah belum menyiapkan lahan. Sehingga, pihaknya meminta agar mereka menyelesaikan itu dulu. “Iya, secara resmi kami batalkan rencana pembangunan pantai baru tersebut,” kata dia.

Ditambahkan, anggaran pembangunan pantai sebesar Rp 6,5 miliar akhirnya dipindahkan ke pos anggaran jalan dan jembatan. “Kami gunakan untuk menambah anggaran pembangunan jalan dan jembatan terlebih dahulu,” imbuh dia. (*/ris)

(sb/ris/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia