Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

WOW! Surabaya Targetkan Jadi Destinasi Investasi Dunia

22 November 2018, 18: 07: 25 WIB | editor : Wijayanto

PUSAT: Salah satu kawasan investasi di Surabaya Barat.

PUSAT: Salah satu kawasan investasi di Surabaya Barat. (NET)

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agresif melakukan perbaikan daya saing kota Surabaya menjadi destinasi investasi dunia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan forum diskusi penguatan daya saing investasi dalam mewujudkan Surabaya sebagai kota destinasi investasi berkelas dunia.

Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Potensi Penanaman Modal Pemkot Surabaya Witarko Agung Samudera mengatakan, di dalam forum tersebut merupakan program rutin tahunan untuk mengevaluasi pelaksanaan penanaman modal di tingkat kota tahun ini. Selanjutnya mencari atau membuat format baru dalam rangka membuat perencanaan investasi untuk tahun depan.

"Oleh karena itu, kami mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk memberikan masukan karena diharapkan tahun depan investasi di kota Surabaya semakin meningkat," terangnya.

Witarko menjelaskan, pihaknya juga akan melakukan beberapa upaya perbaikan seperti mal pelayanan publik dan deregulasi atau penghapusan izin gangguan (HO).

Ia mencatatkan, realisasi penanaman modal asing (PMA) hingga bulan Oktober 2018 sebesar Rp 50 triliun. "Target kami tahun ini Rp 41 triliun," ujarnya. Oleh karena itu, pihaknya berharap, ada peningkatan sebesar 10 persen untuk tahun depan.

Adapun negara penanam modal asing terbesar di Surabaya, pada peringkat pertama diduduki oleh Singapura. Kemudian disusul oleh Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, dan Saudi Arabia. Menurutnya, terdapat tren kenaikan dari Timur Tengah.

"Sedangkan bidang-bidang yang menjadi target PMA di Surabaya banyak di sektor logistik, kemudian perdagangan. Selain itu, di sektor telekomunikasi, perbankan dari Timur Tengah juga mulai masuk," tuturnya.

Masuknya PMA Timur Tengah ini dinilai akan menyeimbangkan investasi di Surabaya. Selain itu, sektor jasa dan perdagangan tumbuh besar di Surabaya. Sehingga trading-nya di harapkan di Surabaya.

Di tempat yang sama, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Surabaya Jamhadi menambahkan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk mewujudkan Surabaya sebagai destinasi investasi dunia.

"Seperti sistem di Surabaya harus teringerasi dengan sistem pusat. Adanya transportasi masal yang dapat diterapkan. Kemudian logistic center kelas dunia, karena indeks logistik Indonesia berada di urutan 46 dari 196 negara. Sementara Malaysia berada di urutan 41. Indeks logistik berati keadaan bea cukai di Surabaya baik, sehingga daya saingnya juga akan tinggi dan mampu mengahadapi tantangan pasar ke depan," imbuhnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia