Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

BPBD Fokus Perbaiki Atap Rumah Korban Angin Kencang

22 November 2018, 14: 36: 51 WIB | editor : Wijayanto

GOTONG ROYONG: Warga bersama TNI/Polri membantu memperbaiki atap rumah warga di Desa Kajeksan, Tulangan, yang dilanda angin puting beliung.

GOTONG ROYONG: Warga bersama TNI/Polri membantu memperbaiki atap rumah warga di Desa Kajeksan, Tulangan, yang dilanda angin puting beliung. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO – Sejumlah perbaikan dan penataan bangunan rumah milik warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kecamatan Tulangan jadi fokus Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo. Kemarin (21/11), material bangunan didatangkan untuk perbaikan sementara ratusan rumah warga yang terdampak.

Dari pantauan Radar Sidoarjo, material yang didatangkan antara lain asbes, genting serta sejumlah alat berat. Dibantu warga, TNI dan Polri serta relawan BPBD, perbaikan dilakukan pada rumah yang atapnya hilang.

Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan, gotong royong dilakukan untuk perbaikan sementara rumah warga. Perbaikan itu dilakukan pada rumah yang masih tegak berdiri dan hilang atapnya. “Karena itu, kami datangkan asbes dan genteng,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Cipta Karya ini menegaskan, setalah pendataan banyak rumah yang kondisinya rusak bagian atap. Ada yang gentengnya melayang hingga atap rumah jebol. “Jika masih bisa dihuni, maka kita perbaiki dulu,” terangnya.

Menurut Dwijo, sebanyak 465 rumah mengalami kerusakan di sembilan desa di Kecamatan Tulangan akibat angin puting beliung pada Senin lalu. Terutama di Desa Kajeksan, terdapat 372 rumah yang rusak. “Kita fokus pada kerusakan yang banyak di Desa Kajeksan,” ucapnya.

Dwijo menambahkan, perbaikan atap tersebut agar rumah bisa kembali digunakan. Minimal untuk berteduh dan bisa menghindari hujan. Karena itu, perbaikan dilakukan secara maraton agar warga bisa kembali ke rumah. “Kami terus data dan update kondisi rumah yang rusak,” jelasnya.

Seperti diketahui, jumlah bangunan yang rusak akibat puting beliung di Kecamatan Tulangan mencapai 465 rumah. Kerusakan tersebut tersebar di sembilan desa di Tulangan. Rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah yang porak poranda tertiup kencangnya angin.

Data dari BPBD Sidoarjo menyebutkan, kerusakan rumah paling banyak dialami warga Desa Kajeksan. Ada 372 rumah di desa tersebut yang rusak akibat terjangan angin puting beliung. Selebihnya, rumah 26 rumah warga Desa Kemantren, 11 rumah warga Desa Griting, 22 rumah warga Desa Kepunten, 8 rumah warga Desa Grabagan, 7 rumah warga Desa Singopadu, 11 rumah warga Desa Kepuh Kemiri, 1 rumah warga Desa Kepadangan, dan 7 rumah warga di Desa Tlasih. (vga/rek)

 

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia