Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Musim Hujan, Gubernur Minta Waspadai Puting Beliung

21 November 2018, 18: 24: 14 WIB | editor : Wijayanto

Gubernur Soekarwo

Gubernur Soekarwo (DOK/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Memasuki musim hujan, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengimbau kepada masyakarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar daerah potensi bencana.
Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini  juga mengimbau agar pemerintah daerah siaga terhadap hal tersebut, karena cuaca dapat berubah sewaktu waktu. Ia berharap semua jajaran pemerintah, mulai bupati/wali kota dibantu camat dan kepala desa/kelurahan untuk selalu melaporkan semua kejadian yang berkaitan dengan bencana.
Salah satu langkah deteksi dini yang wajib disiagakan adalah menyiapkan segala kebutuhan dasar bagi masyarakat. Hal tersebut bertujuan apabila terjadi bencana sewaktu-waktu bisa langsung digunakan, sehingga bisa meminimalisir jumlah kerusakan dan korban jiwa.
Ia mencontohkan, sudah ada beberapa bencana yang melanda Jatim akhir-akhir ini, misalnya terjadinya angin kencang dan puting beliung. Karena sudah terdeteksi dini, beberapa kabupaten/kota sudah melakukan pemulihan terhadap lokasi terdampak dan korbannya. “Pemerintah dan masyarakat harus bergotong royong membangun kembali prasarana umum yang rusak akibat bencana. Bencana harus diatasi secara cepat dengan tujuan masyarakat terdampak bisa segera diberikan bantuan” ungkapnya.
Dari data yang diperoleh pada bulan November 2018, sudah ada beberapa kejadian angin kencang dan puting beliung di beberapa wilayah di Jatim. Di antaranya di Sidoarjo yang mengakibatkan 457 rumah rusak di 8 desa, Kabupaten Mojokerto 170 rumah rusak di 2 desa. Lalu Gresik menyebabkan 1 papan reklame roboh dan 1 pohon tumbang yang menutup Jalan Raya Metatu tertutup 80 persen. Kemudian di Madiun 7 rumah rusak, di Kabupaten Magetan mengakibatkan 2 rumah rusak. Selanjutnya di Nganjuk 9 rumah rusak, sedangkan di Kediri 1 tower milik Infokom roboh, 1 kendaraan mobil rusak berat dan mengakibatkan 1 orang meninggal serta 1 orang luka ringan. Terjadi pula di Kabupaten Probolinggo mengakibatkan 148 rumah rusak, di Situbondo 269 rumah rusak, di Kota Malang gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis milik Universitas Brawijaya mengalami kerusakan. Dan di Kota Batu puting beliung mengakibatkan 1 ruko rusak dan 3 rumah rusak ringan. (mus/nur)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia