Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kapolda Minta Para Dai Jaga Kamtibmas

21 November 2018, 18: 11: 52 WIB | editor : Wijayanto

JAGA KEAMANAN BERSAMA: Kapolda Jatim bersama Ketua MUI Jatim dalam acara di Masjid Agung Gresik.

JAGA KEAMANAN BERSAMA: Kapolda Jatim bersama Ketua MUI Jatim dalam acara di Masjid Agung Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Menjelang Pemilu 2018, polisi terus melakukan pendekatan ke sejumlah tokoh agama dan masyarakat agar berlangsung lancar dan aman. Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan meminta ulama untuk sama-sama menjaga kambtibmas.

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Timur saat menghadiri Majelis Mudzakaroh Da'i Dakwah Islam Wasathiyah dan Literasi Keuangan Syariah di Masjid Agung Gresik, kemarin. "Polisi dan dai itu hubungannya sangat erat. Cuma beda tupoksi saja. Jika polisi menjaga kamtibmas, sementara dai menyampaikan dakwahnya," ujar mantan Wakabaintelkam Mabes Polri.

Diakui kapolda, dia sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi (MUI) Provinsi Jatim dan Gresik. Kegiatan ini sangat positif mempererat tali silaturrahmi dengan para pendakwah di Jatim khusus Gresik. Apalagi menjelang tahun politik.

"Kami mendukung ada kegiatan yang berkesinggungan dengan masyarakat. Sehingga, ada beban ringan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jatim," tuturnya.

Selama tahun 2018 lanjut Luki Hermawan, situasi kamtibmas di Jatim selama perhelatan poltik tetap kondusif. Hanya saja ada pemilihan ulang di Sampang, Madura pasca pemilihan Pilgub Jatim.

"Situasi saat ini sangat berbeda. Karena itu, kita harus memahami di era digital. Sebab, musuh kita tidak kelihatan karena melalui hoax serta ujar kebencian," jelas dia.

Hal inilah, ujar kapolda, yang harus diwaspadai. Sebab, distribusi hoax bisa meruntuhkan pondasi kebersamaan. "Inilah yang menjadi tantangan bersama dan selalu saya sampaikan saat kunjungan ke pondok pesantren," terang Kapolda Jatim.

Di tempat yang sama Ketua MUI Gresik, KH Mansur Shodiq mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut silaturrahmi dari MUI Pusat. MUI Gresik diminta mendukung dakwah transformasi. "Pertemuan para dai se-Gerbangkertasusila ini sangat penting dalam rangka turut bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Jatim," pungkasnya. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia