Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Dibuka Jokowi, Muktamar IPM Diwarnai Insiden

19 November 2018, 17: 17: 09 WIB | editor : Wijayanto

SIGAP: Petugas mengamankan spanduk yang sempat ditunjukkan peserta Muktamar IPM usai dibuka Presiden Jokowi di Sidoarjo.

SIGAP: Petugas mengamankan spanduk yang sempat ditunjukkan peserta Muktamar IPM usai dibuka Presiden Jokowi di Sidoarjo. (VEGA DWI ARISTA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SIDOARJO – Pembukaan Muktamar ke-21 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di halaman Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) diwarnai insiden, Senin (19/11) siang. Sebanyak tiga peserta muktamar berteriak dan membentangkan poster saat Jokowi akan meninggalkan acara tersebut.

Insiden itu berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Jokowi usai memberikan sambutan dan pemukulan gong pertanda Muktamar IPM dibuka. Saat orang nomor satu di Indonesia itu akan meninggalkan tempat acara, tiba-tiba ada sekitar tiga peserta maju mencari perhatian.

Beberapa di antaranya membentangkan poster bertuliskan “Mekarkan Luwu Tengah.” Mereka juga sempat berteriak-teriak. Namun tak sampai naik ke atas panggung, pasukan pengamanan presiden (Paspampres) langsung sigap mengamankannya.

Meski sempat ngeyel, peserta tersebut akhirnya dibawa ke luar acara untuk diamankan. Aksi tersebut sempat membuat peserta lain terprovokasi meski akhirnya situasi kembali kondusif.

Sementara itu Presiden Jokowi dalam sambutannya berpesan agar IPM turut serta dalam menyaring berita hoax. Keberadaan dan kecanggihan teknologi diharapkan bisa membantu memajukan bangsa. “Media sosial bisa bermanfaat tapi juga bisa tidak tergantung kita bisa menyikapi dengan baik,” pesannya. (vga/jay)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia