Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment

"Pembunuh Raksasa", Persebaya Usung Misi Tak Boleh Kalah

18 November 2018, 08: 16: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Osvaldo Haay

Osvaldo Haay (Liga Indonesia)

Gianyar  – Persebaya Surabaya mengusung misi tidak boleh kalah saat bersua tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (18/11). Tentunya tuan rumah wajib mewaspadai sang tamu yang menjadi belakangan memiliki label ‘pembunuh raksasa’.

Skuad Green Force  sukses mengalahkan Persib Bandung, Persija Jakarta, Madura United, dan PSM Makassar dengan skor telak. Namun, kemenangan besar melawan tiga tim papan atas tidak membuat Persebaya jemawa.

Green Force sadar diri bahwa posisinya masih rawan tergelincir ke papan bawah. Harus terus berjuang untuk meraih kemenangan, demi memperbaiki peringkat. Memang Bali United sedang dalam tren negatif, hanya berhasil satu kali menang dari lima laga terakhir. 

Bila bertindak sebagai tuan rumah, klub berjuluk Serdadu Tridatu saat ini hanya dua kali kalah dari 15 laga kandang di Liga Indonesia musim ini. Produktivitas pertandingan Bali United rata-rata 2,54 gol per laga.

“Kami cukup waktu persiapan menjelang lawan Bali United, setidaknya 3-4 hari. Para pemain kami sudah siap semua. Tidak ada yang terkena akumulasi kartu atau sanksi maupun cedera. Bahkan yang cedera sudah kembali bermain, David Aparecido da Silva,” terang pelatih Djajang Nurjaman  dalam sesi jumpa pers, Sabtu (17/11).

Pelatih asal Majalengka itu menilai Persebaya bakal bekerja keras untuk meraih tiga poin dari Bali United. Sebab tim berjulukan Serdadu Tridatu itu belum tersentuh kekalahan dari enam pertandingan terakhir di depan publik sendiri. Madura United, Borneo FC, Mitra Kukar, Persela Lamongan dan PSIS Semarang dipaksa bertekuk lutut oleh Bali United.

“Pertandingan besok melawan Bali United bagi kami sangat penting. Kami ingin mengejar poin, kalau bisa tiga angka. Karena kami tahu mereka main di kandangnya, dengan rekor yang sangat bagus,” tegas Djanur. “Secara materi mereka juga dihuni pemain-pemain berkualitas, walaupun tidak bisa memainkan (Stefano) Lilipaly. Banyak pemain berkualitasnya,” imbuhnya.

Bali United dipastikan tidak diperkuat Brwa Nouri yang dipanggil timnas Irak. Kemudian Ricky Fajrin dan Stefano Lilipaly membela timnas Indonesia. Serta ada empat pemain yang menjalani proses pemulihan cedera seperti Agus Nova, Ahmad Agung Setia Budi, I Nyoman Sukarja, dan Yabes Roni. 

Meski kehilangan sejumlah pemainnya, tuan rumah masih memiliki Wawan Hendrawan, Dallen Doke, Melvin Platje, M. Taufiq, hingga Fadil Sausu dan Ilija Spasojevic. “Saya rasa masih banyak pemain penggantinya yang sama-sama berkualitas. Artinya kalau kami mengincar poin disini harus menampilkan permainan (terbaik) seperti di dua laga kandang terakhir,” beber Djanur.

Sementara dari kubu Bali United, pelatih Widodo Cahyono Putro, mengaku sudah mempersiapkan timnya dengan maksimal. Dia juga sudah mengantisipasi sejumlah pemain yang absen di laga besok. “Mulai teknis dan mental pemain sudah siap untuk besok. Yang jelas kami termotivasi di pertandingan kandang. Kami akan mematikan pergerakan penyerang Persebaya,” katanya. (sam/psby/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia