Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dewan Minta Pembangunan Saluran Tak Rugikan Warga

16 November 2018, 01: 25: 01 WIB | editor : Wijayanto

MENJULANG : Pembangunan saluran air di Desa Prupuh, Panceng dikeluhkan lantaran menghambat keluar masuk rumah warga.

MENJULANG : Pembangunan saluran air di Desa Prupuh, Panceng dikeluhkan lantaran menghambat keluar masuk rumah warga. (DOK/RADAR SURABAYA)

GRESIK– Komisi III DPRD Gresik mendesak Dinas Pekerjaan Umum memperhatikan protes warga Desa Prupuh, Kecamatan Panceng terkait pembangunan saluran air yang terlalu tinggi. Mereka  meminta agar pembangunan tersebut tidak merugikan masyarakat. Sehingga, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) harus segera melakukan evaluasi.
Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana mengatakan pihaknya bakal melihat langsung lokasi pembangunan. Jika memang merugikan masyarakat, pihaknya meminta DPU melakukan evaluasi. “Kami lihat dulu nanti di lapangan,” ujarnya.
Menurut dia, memang setiap peningkatan jalan pasti ketinggian saluran akan mengikuti. Tetapi juga perlu dipertimbangkan apakah saluran tersebut lebih tinggi dari rumah warga atau seperti apa. “Kalau
salurannya lebih tinggi dibandingkan rumah warga, nanti air bakal membanjiri rumah-rumah tersebut,” ungkap dia.
Makanya, lanjut dia, sebelum pembangunan dilakukan harus ada perencanaan yang matang. Hal-hal semacam ini harus sudah dipersiapkan sejak awal. “Jangan sampai proyek akhirnya mangkrak karena ada protes dari masyarakat,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia