Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gagalkan Penyelundupan 481 Ekor Burung Langka Tanpa Dokumen

Kamis, 08 Nov 2018 11:55 | editor : Wijayanto

TAK AMAN: Petugas BBKP menunjukkan burung yang diselundupkan.

TAK AMAN: Petugas BBKP menunjukkan burung yang diselundupkan. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan burung tanpa dokumen kesehatan di dalam kapal penyeberangan. 

Hasilnya, 481 ekor burung berjenis Cucak Hijau, Murai Batu, dan Beo berhasil diamankan petugas. Burung-burung ini sekarang diamankan di BBKP Surabaya.

Penyelundupan ini diawali informasi dari masyarakat mengenai adanya pengiriman burung dari Balikpapan ke Surabaya. Burung tersebut diangkut menggunakan truk yang saat itu sedang dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa kapal yang diduga mengangkut truk tersebut. Setelah dilakukan pencarian akhirnya truk yang dicurigai ditemukan. 

Ketika digeledah ditemukan ratusan burung yang ditaruh dalam boks plastik dan kardus di antara tumpukan muatan kayu truk tersebut. 

Ratusan burung tersebut langsung diamankan oleh Pihak BBKP Surabaya. Ini setelah sopir truk tidak bisa menunjukkan dokumen kesehatan dari daerah asal.

Kepala BBKP Surabaya Musyaffak Fauzi mengatakan, penahanan yang dilakukan berdasarkan UU No. 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan. Dalam pasal 6 dijelaskan setiap hewan yang dikirim harus dilengkapi dokumen dari daerah asalnya.

 "Dokumen kesehatan ini sangat penting untuk mengetahui apakah ada penyakit yang dibawah oleh hewan tersebut," tuturnya. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia