Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Suami Tak Tegas, Pernikahan 7 Tahun Pun Lepas

Rabu, 07 Nov 2018 15:45 | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Bagi Karin, 35, jadi suami itu harus bisa diandalkan dalam segala hal. Ia harus trengginas dan beringas. Sayang sekali, Donwori,36, suamiya, jauh dari sifat itu. Alhasil, ketika menemukan laki-laki dengan kriteria yang diharapkan, ia langsung jatuh hati dan ninggalin Donwori.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Layaknya perempuan yang mengajukan cerai gara-gara selingkuh, Karin begitu santai menghadapi sidang pertamanya. Tidak ada drama tangis-tangisan. Tak ada tatapan hampa menyesali pernikahan. Ia malah bahagia. Bagaimana tidak, sekarang dia sedang kasmaran dengan pria lain.

Setelah palu hakim diketuk, perempuan asal Sukomanunggal ini akan segera resmi menjadi istri sah Donjuan, 39, laki-laki yang telah ia pacari selama tiga bulan lamanya. Tentu saja secara diam-diam. Kata Karin, meski sebentar, Donjuan mampu membuatnya berbunga-bunga setiap hari. Ealah Mbak Karin.

Ada beberapa hal yang dimiliki Donjuan dan membuatnya jatuh cinta. Pertama, Donjuan ganteng. Jauh lebih ganteng dari Donwori. Hidung mancung, mata bulat, bibir merekah. Senyum simpul pacar simpanannya inilah yang membuat Karin kesengsem. Belum lagi kalau kerja. Beuh…, dandanannya klimis dari atas sampai bawah. Dari sini, Donwori yang semakin lebar semenjak menikah, kalah satu poin.

Selanjutnya, Donjuan ini karirnya bagus. Sudah jadi manager area.  Berbeda dengan Donwori yang sehari-harinya hanya jadi sopir Go Car. “Bahkan tahun depan dia (Donjuan, Red) dipromosikan jabatannya, Mbak. Keren kan? Mas Wori (Donwori, Red) mah opo,” katanya, bangga. Pukulan telak bagi Donwori, 2 : 0.

Yang ketiga, Donjuan ini cakcek orangnya alias cekatan. Laki-laki dengan kriteria seperti ini adalah sosok yang ia idam-idamkan selama ini. Hal ini karena ia kadung kecewa dengan kelemotan suaminya. Sudah menikah selama tujuh tahun lamanya, Donwori sangat tidak bisa diandalkan. Ketika dihadapkan masalah, alih-alih cari solusi, pusingnya yang didahulukan. Inisiatif untuk mencari pemasukan tambahan ya Karin yang berpikir. Donwori hanya terima jadi dan jadi suruh-suruhan. Dan ketika tidak disuruh, Donwori hanya malas-malasan.  Imbas dari kepribadian Donwori ini, selain tidak punya teman berdiskusi, juga kehilangan sosok yang bisa diandalkan. “ Aku masak pun sambil gendong anak. Keadaan rumah kayak kapal pecah gitu dia juga tidak inisiatif mau membantu,” paparnya mengurai kelemahan suaminya. Kalah lagi, skor 3:0.

Sementara semua sikap Donwori membuatnya geram, lain Dengan Donjuan. Dengan bangga Karin bercerita, Donjuan ini orangnya enakan dimintai pendapat. Donjuan juga pandai berinisiatif. “Semenjak kenal dia aku rasanya tenang, ada teman ngobrol dan makan siang. Pulang pun aku dianter sama dia. Coba Donwori , pasti lemot,” tukasnya tanpa perasaan.

“Sudah bertahun-tahun lamanya aku tidak merasakan jatuh cinta gini.  Senyum-senyum sendiri pas WA-an. Ndredeg kalau melihat laki-laki, ya karena Mas Juan ini? “Bukan karena sama Donwori sudah terbiasa ta Mbak, makanya tak ada perasaan seperti itu?” tanya Radar Surabaya.

Namun pertanyaan saya dimentahkan olehnya. Bagi Karin, Donjuan adalah jawaban atas pertanyaan yang selama ini. Halah alay. Donjuan membuatnya bangga, Donjuan membuatnya bahagia. Selebihnya ia tidak masalah kalau harus memulai lagi hidup berumah tangga dengan pria baru.  “Lalu kemarin Mbak itu jujur kalau nemu yang lain,” tanya Radar Surabaya lagi.

“ Enggak lah,” jawabnya singkat. Rupannya Karin membuat perkara. Ia menuduh Donwori selingkuh, dengan bukti percakapan chat super biasa tak ada romantis-romantisnya antara Donwori dan beberapa teman perempuan yang bisa dikatakan sahabat lama.

Lalu, apakah cinta Karin pada Donwori sudah luntur sepenuhya?Apakah keluarga menyetujui, bagaimana nasib anak mereka?  Radar Surabaya tak berani tanya lebih lanjut. Takut disemprot dan di skak mat dengan kalimat ‘Apa urusan Anda menanyakan itu’.Kan bahaya.  (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia