Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Disepakati, Tahun Ajaran 2019/2020 SPP SMA/SMK Jawa Timur Gratis

04 November 2018, 11: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SMKN 1 Surabaya

SMKN 1 Surabaya (dok)

Share this      

SURABAYA - DPRD Jawa Timur menyepakati alokasi anggaran untuk sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) gratis. Rencananya, penggratisan pembiayaan SPP di baru bisa dilakukan pada tahun ajaran baru.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Suli Daim mengatakan, pada rapat komisi yang dilakukan beberapa waktu lalu telah disepakati penganggaran untuk bisa menggratiskan SPP. Kesepahaman tersebut dilakukan antara legislatif beserta dengan Dinas Pendidikan dan kepala cabang dinas pendidikan se-Jawa Timur. Namun, wacana itu baru bisa direalisasikan mulai tahun ajaran 2019/2020. Artinya untuk awal tahun depan masih penarikan SPP masih dilakukan.

“Kedua belah pihak menyepakati bahwa pada tahun ajaran 2019 yang akan datang sekolah negeri sudah tidak boleh lagi menarik SPP. Alokasi itu digunakan untuk 6 bulan terhitung mulai bulan Juli 2019,” ujar Suli kepada Radar Surabaya, Sabtu (3/11).

Menurut hitungan antara dewan dengan dinas pendidikan, didapatkan angka Rp 904,18 milliar. Jumlah tersebut untuk memenuhi 1.280.545 siswa negeri seluruh Jawa Timur. Dengan perkiraan pembiayaan selama enam bulan dimulai dari tahun ajaran baru, Juli 2019. “Rapat Komisi telah menyepakati hal itu,” ungkap politisi PAN tersebut.

Baru diterapkan pembiayaan SPP gratis ini, tutur Suli, sekaligus pemberian seragam gratis kepada siswa kelas X. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah menganggarkan 2 stel seragam bagi seluruh siswa negeri dan swasta. Sebanyak 445 ribu siswa bakal mendapat seragam putih abu-abu dan seragam pramuka. “Saya tidak hapal kalau untuk anggaran seragam ini. Pastinya ada dan sudah kita anggarkan,” tutur Suli saat dikonfirmasi.

Sejak diambil alih oleh Pemprov Jawa Timur, sekolah SMA dan SMK terus diupayakan SPP bisa digratiskan. Saat ini mekanisme penarikan masih menggunakan surat edaran gubernur. Dimana masing-masing wilayah memiliki perbedaan tentang besaran SPP yang ditarik.

Jika penggratisan SPP mulai tahun ajaran 2019/2020 tersebut, maka akan menjadi angin segar bagi wali murid. Meskipun baru direalisasikan pada tahun depan. (bae/nug)

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia