Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment

Poin Krusial Bagi Persebaya Agar Tidak Tergelincir ke Zona Merah

04 November 2018, 06: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

JELANG BIG MATCH: Pelatih Persebaya Surabaya, Djanur (dua dari kiri) dan pelatih Persija Jakarta, Teco Cugurra (dua dari kanan), berjabat tangan setel

JELANG BIG MATCH: Pelatih Persebaya Surabaya, Djanur (dua dari kiri) dan pelatih Persija Jakarta, Teco Cugurra (dua dari kanan), berjabat tangan setelah melakukan konferensi pers jelang pertandingan Persebaya vs Persija, di kediaman Wakil Wali Kota Suraba (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya – Partai panas tergelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (4/11) sore saat tuan rumah Persebaya menjamu Macan Kemayoran Persija Jakarta. Persebaya Surabaya sangat membutuhkan poin penuh di pekan ini, agar posisinya tak melorot ke zona merah. Pekan sebelumnya skuad Green Force  kalah 1-3 dari Persipura Jayapura, dan ini sangat merugikan. Namun, pelatih Djadjang Nurdjaman meminta skuadnya lupakan hasil negatif itu dan menang atas Persija.

Akan tetapi Persebaya sedikit pincang Karena dua pemain harus absen. Irfan Jaya bergabung dengan Timnas dalam TC persiapan Piala AFF 2018 dan Abu Rizal Maulana (Rodek), bek kanan andalan Persebaya, absen akumulasi kartu kuning. Belum lagi, striker asing, David da Silva masih dalam pemulihan cedera. Itu di luar tiga pemain yang dipastikan absen hingga akhir musim karena cedera yakni Nelson Alom, Robertino Pugliara, dan Raphael Maitimo.

Tanpa pemain-pemain pilar di lini depan, Fandi Eko Utomo akan menjadi andalan baru. Untuk sementara ini Fandi benar-benar sukses menggantikan peran Robertino yang mengalami cedera. Ia jadi motor serangan anak asuh Djadjang Nurdjaman. Wajib hukumanya bagi lini tengah Persija untuk mematikan pergerakan anak dari Yusuf Ekodono ini.

Dari kubu tim tamu, tekad Persija Jakarta untuk naik ke posisi puncak klasemen bisa jadi tersandung dari Persebaya Surabaya. Namun sejatinya mereka memiliki momentum untuk meneruskan tren menyapu kemenangan di bulan Oktober.

Persija adalah salah satu adalah favorit juara musim ini. Menduduki peringkat kedua klasemen dengan 48 poin dari 27 kali main. Hanya terpaut dua poin dari PSM Makassar, sang pemuncak klasemen, yang sudah bermain 28 kali.

Macan Kemayoran bisa bersaing di papan atas karena rekor away mereka yang lumayan bagus. Mereka merebut enam kemenangan dari 14 pertandingan tandang. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu juga cukup subur sebagai tim tamu. Mereka sudah 23 kali mencetak gol dan 18 kali kebobolan. Dalam dua away terakhir, melawan Madura United dan Persipura, Persija selalu menang.

Pada pertandingan ini, sosok Marco Simic harus diperhatikan lini belakang Persebaya. Super Simic is Back hal itu yang jadi perhatian bagi lini belakang Persebaya. Ya striker asal Kroasia telah menemukan kembali ketajamannya. Mencetak lima gol dari empat pertandingan bersama Persija sudah jadi bukti Simic telah tajam kembali.

Persebaya sebelumnya raih hasil buruk di kandang Persipura. Sebaliknya, Persija malah berhasil menang telak atas tamunya Barito Putera. Hasil ini tentunya sama-sama jadi motivasi bagi kedua tim yang mengejar kemenangan di pekan ke-29 ini. (iol/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia