Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Pengecer dan Kurir SS Divonis 7 Tahun

02 November 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

Terdakwa Rubianto dan Riadi usai disidang di PN Sidoarjo.

Terdakwa Rubianto dan Riadi usai disidang di PN Sidoarjo. (Muchlison/Radar Sidoarjo)

Share this      

Seorang pengecer dan kurir sabu-sabu (SS) divonis sama dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Kamis (1/11). Masing-masing adalah M Riadi, 27, warga Desa Kejaksen, Kecamatan Tulangan dan Rubianto, 29, warga Desa Sarirogo. 

Sidang pertama di ruang Sari itu dilakoni oleh Riadi.  Pengecer SS yang diciduk polisi di depan warung kopi Desa Kajeksan itu ditangkap karena menyimpan SS. 

Lie Sonny selaku Ketua Majelis memberi vonis pidana penjara tujuh tahun dengan denda  Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebanyak delapan tahun penjara. “Terdakwa bersalah dan wajib membayar denda,” imbuh Lie. 

Vonis senada juga diterima oleh Rubianto. Terdakwa menjalani persidangan setelah Riadi. Dia ditangkap polisi karena menyimpan 1,9 gram SS saat digerebek di kamar kosnya pada Kamis (24/5) lalu. 

Pria berumur 29 tahun itu juga tidak ditemani keluarga saat sidang putusan tersebut. Dalam sidang yang dipimpin Supriyanto, terdakwa mendapatkan putusan hukuman yang sama dengan Riadi. Dalam amar putusan tersebut, Rubianto dinyatakan terbukti bersalah atas penyalahgunaan narkotika jenis golongan satu. “Perbuatan saudara bertentangan dengan upaya pemerintah yang sedang gencar memberantas narkotika,” sambung Supriyanto.

Terdakwa juga diwajibkan membayar denda  Rp 1 miliar. “Jika tidak dibayar akan diganti dengan pidana penjara tiga bulan,” kata Supriyanto. 

Putusan tersebut sama-sama diterima oleh kedua terdakwa. Mereka mengaku tidak menyatakan banding. 

(sb/son/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia