Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Persebaya Waspadai Persipura yang Sedang Terpuruk

30 Oktober 2018, 08: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

BERLATIH: Ricky Kayame, Pemain Persebaya

OPSI: Ricky Kayame, Pemain Persebaya, dalam salah satu laga. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya – Persebaya Surabaya ingin terus melanjutkan tren kemenangan saat jumpa Persipura di Stadion Mandala, Selasa g (30/10). Semua pemain yang diturunkan saat mengalahkan Madura United 4-0 dibawa ke Jayapura. Total Persebaya membawa 19 pemain.

Namun sayangnya, Persebaya dipastikan tak akan bisa menurunkan Osvaldo Haay. Meski masuk ke dalam daftar 19 pemain yang dibawa, mantan pemain Persipura ini tak bisa tampil karena terkena sanksi Komisi Disiplin PSSI, larangan bermain sekali pertandingan.

Sanksi itu tertuang dalam surat keputusan tertanggal 25 Oktober. Dijelaskan dalam surat tersebut, Valdo tidak bisa diturunkan dalam laga melawan Mutiara Hitam – julukan Persipura. Komdis menyebut Osvaldo berlaku kasar dalam pertandingan melawan Borneo FC pada 13 Oktober lalu.

Meski begitu, pelatih Djadjang Nurdjaman menyiapkan beberapa opsi pemain pengganti seperti Ricky Kayame yang memang memiliki sejumlah kemiripan dengan Osvaldo. Sama-sama dari Papua. Sama-sama muda. Sama-sama cepat. Sama-sama punya energi dan agresivitas.

”Ada Ricky Kayame. Dia memiliki kecepatan dan ketangguhan seperti halnya Osvaldo,” kata Djanur. ”Saya berharap, siapa pun yang diberi kepercayaan bisa menjawab dengan penampilan impresif. Seperti halnya Osvaldo yang begitu gemilang saat mengisi posisi Da Silva. Kami akan terus berjuang dengan sangat keras untuk meraih kemenangan,” tekadnya.

Bermain sebagai tamu, Persebaya Surabaya menggandakan kewaspadaan saat dijamu Persipura Jayapura. Mereka tak pernah meremehkan Persipura walaupun tim berjuluk Mutiara Hitam itu tengah menjalani tren negatif.

Persipura memang sedang mengalami penurunan tren sejak Oktober 2018. Tim polesan Osvaldo Lessa ini belum pernah menang dalam empat laga beruntun. Bahkan, mereka kalah 1-2 dari Persija Jakarta di Stadion Mandala.

Walaupun menghadapi lawan yang sedang terpuruk, Persebaya tak menganggap hal itu sebagai keuntungan. Sebaliknya, menurut pelatih Djadjang Nurdjaman, timnya harus mewaspadai kebangkitan Persipura.

“Buat saya hal yang harus kami waspadai adalah kebangkitan sebuah tim, bukan sebaliknya. Kalau saya melihat, mereka akan bangkit. Itu yang harus kami antisipasi,” pungkas Djanur. (sam/saf/jpc/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia