Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

700 Peserta CPNS Tak Hadir Dianggap Mengundurkan Diri

30 Oktober 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

ANTRIAN: Calon peserta tes CPNS di lingkungan Pemprov Jatim meng- antre untuk registrasi tes, di Empire Palace Surabaya, Senin (29/10).

ANTRIAN: Calon peserta tes CPNS di lingkungan Pemprov Jatim meng- antre untuk registrasi tes, di Empire Palace Surabaya, Senin (29/10). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Ratusan peserta tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti ujian di Hotel Empire Surabaya dianggap mengundurkan diri lantaran tidak hadir. Baru dua hari digelar tes CPNS, tercatat sudah ada 700-an peserta tak hadir saat pelaksanaan tes.  

Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Formasi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jatim Danar Andriyanto mengatakan untuk hari pertama Minggu (28/10) dari 5.600 peserta yang hadir sekitar 5.087 dan yang tidak hadir 513 orang. “Sedangkan untuk hari ini, Senin (29/10) dari 5.000 peserta yang hadir sekitar 4.800. Sisanya 200 orang tidak hadir,” ujar Danar Andriyanto kepada Radar Surabaya, Senin (29/10).

Danar mengakui banyaknya peserta yang mundur disebabkan karena mundurnya jadwal pelaksanaan tes CPNS. Ia mengatakan sebenarnya sesuai agenda awal seharusnya setiap sesi bisa diikuti oleh 1.400 peserta. Namun kenyataannya vendor hanya mampu memberikan laptop sekitar 1.000 saja per sesi. 

“Sebenarnya ada laptop sebanyak 1.100 tapi kami putuskan yang digunakan 1000 saja. Karena kami tidak mau mengambil resiko jika komputernya rusak dan tidak ada gantinya,” tambahnya.

Karenna jumlah laptop yang tak terbatas, akhirnya dilakukan reschedule untuk tes CPNS. Untuk sesi 5 pada hari Minggu (28/10) terpaksa harus diundur pada Senin (29/10) menjadi sesi pertama. 

“Jadi yang seharusnya selesainya tanggal 31 Oktober menjadi 1 November. Sebenarnya sejak penundaan pada hari Minggu kemarin, kami sudah memberikan informasi melalui situs BKD,” imbuh Danar

Dari pantauan di lokasi, banyak peserta yang terpaksa harus kembali dan menunggu keesokan harinya untuk mengikuti tes. Seperti Apri Utomo, 28, yang terpaksa harus mencari penginapan untuk mengikuti tes keesokan harinya.  

Pria yang jauh-jauh dari Probolinggo ini mengaku tidak ada pemberitahuan sebelumnya kalau tesnya diundur. “Saya tadi berangkat pagi dari Probolinggo. Jadwal tes saya seharusnya hari ini jam 16.00, ditunda jadi jam 10.00 Selasa (30/10). Sekarang saya mau cari penginapan,” ujar Apriyanto bersama istrinya yang juga ikut tes CPNS.

Hal yang sama juga dialami Nurul. Wanita 25 tahun asal Lamongan ini juga terpaksa harus mengikuti tes keesokan harinya. “Untungnya punya saudara di Surabaya. Jadi sedikit lebih hemat,” katanya. (mus/rud)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia