Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Hendak Edarkan Sabu, Penjual Mainan Dicokok Lebih Dulu

28 Oktober 2018, 10: 05: 19 WIB | editor : Wijayanto

PENGEDAR: Tersangka Imam Syafii dan barang bukti sabu yang diamankan.

PENGEDAR: Tersangka Imam Syafii dan barang bukti sabu yang diamankan. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Rezeki dari bisnis narkoba memang bisa menggiurkan siapa pun. Imam Syafi'i, 27, penjual mainan keliling kampung ditangkap polisi saat berniat mengedarkan sabu paket hemat.

Warga Jalan Gundih Lapangan Blok B, Bubutan yang kontrak di Jalan Genting Tambak Dalam Blok L, Asemrowo ini digerebek Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat berada di depan rumah kontrakannya. Dari penggeledahan itu, polisi menyita 13 klip berisi sabu seberat 4,08 gram dan ratusan plastik klip.

Penangkapan tersangka bermula dari informasi adanya pengedar yang hendak melakukan transaksi. Pengedar ini diketahui berada di Jalan Genting Tambak Dalam Blok L. Polisi pun menyelidiki ke lokasi dan mendapati tersangka yang saat itu baru keluar rumah.

Ciri-ciri yang sama dengan informasi yang didapat membuat polisi langsung menggerebeknya. "Tersangka sempat hendak melarikan diri, namun kami sudah mengepungnya," terang Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Agus Widodo.

Menurut tersangka, sabu itu hendak diedarkan di sekitar wilayah Asemrowo. Namun, ia terkejut karena polisi keburu menggerebeknya.

Tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang tidak dikenal dengan cara meranjau. Sabu itu lewat perintah yang diterimanya via HP harus diambil di sebuah tempat kemudian dibagi menjadi kemasan paket hemat untuk dijual kembali.

Untuk pengembangan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemasoknya. "Tersangka selama ini bekerja menjual mainan. Ia mengedarkan sabu karena kebutuhan rumah tangganya," tuturnya. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia