Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Jumlah Pasien Turun, Akreditasi Terancam Gagal

22 Oktober 2018, 12: 21: 15 WIB | editor : Aries Wahyudianto

SEPI : Akibat program rujukan online, pengunjung RSUD Ibnu Sina mengalami penurunan signifikan hingga 70 persen

SEPI : Akibat program rujukan online, pengunjung RSUD Ibnu Sina mengalami penurunan signifikan hingga 70 persen (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

Share this      

KEBOMAS-Rujukan online yang diberlakukan oleh BPJS Kesehatan sedang mengalami problematika. Baik peserta maupun rumah sakit sedang protes terhadap kebijakan baru. Beberapa menilai kebijakan itu justru menyusahkan dan bahkan bisa mengancam proses akreditasi RSUD dr Ibnu Sina.

Direktur RSUD Ibnu Sina, dr Endang Puspitorini mengaku pembelakuan sistem rujukan online membuat pengunjung RS milik daerah turun drastis. “Poli jantung saja misalnya dari yang biasanya sampai 100 kini hanya 30, bahkan pernah sampai 12 orang,” kata Endang. Kondisi itu karena pasien harus mengikuti proses rujukan online sehingga usai melakukan tindakan, mereka hanya bertemu dokter yang menangani satu atau dua kali saja. Setelah itu, rujukan dikembalikan ke faskes sebelumnya. “Kami punya standarisasi rumah sakit daerah mulai minimal pengunung pasien, karena ini juga terkait dengan proses akreditasi kami sebagai rumah sakit tipe B,” ungkap Endang. Untuk itu, lanjut Endang, pihaknya ingin BPJS melakukan perubahan rujukan karena dampaknya luar biasa terhadap pasien. “Kami sedang persiapan mengikuti akreditasi snars 2019, kalau jumlah pasien kurang terus begini, terus nanti hasilnya bagaimana?. Ini sangat merugikan kami dan pemerintah,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan, dr Galih Anjungsari menambahkan, sudah melakukan hearing dan mapping untuk memperbaiki sistem rujukan online. “Keluhan dari RSUD Ibnu Sina terkait dengan rujukan pasien akan kami teruskan ke pusat karena untuk uji coba ketiga, kami diberi kesempatan terakhir 31 Oktober 2018 ini,” ungkap dia. (han)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia