Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Bangun Landmard untuk Percantik Perkotaan

22 Oktober 2018, 12: 11: 05 WIB | editor : Aries Wahyudianto

SERIUS : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sedang memimpin rapat dalam rangka mempercantik kota.

SERIUS : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sedang memimpin rapat dalam rangka mempercantik kota. (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

KEBOMAS-Untuk mempercantik kota, Bupati Gresik  Sambari Halim Radianto dalam waktu dekat akan membangun landmark baru di Perlimaan Petrokimia Gresik. Selain itu, untuk memperindah pemandangan di kota, Bupati memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan Gresik untuk segera membongkar bando yang ada dibeberapa titik didalam kota Gresik.

“Kepada pihak Dinas Perhubungan agar segera membongkar bangunan bando serta mengganti trafigh light (TL) dengan yang lebih sederhana dan indah dipandang. Kalau semua bando yang ada di semua persimpangan dibongkar, serta seluruh kabel dan papan iklan dibongkar, maka kota Gresik akan tampak lebih indah” tandas Sambari Sambari Halim Radianto. Kebijakan ini disampaikan saat rapat persiapan pembangunan tugu Gajah Mungkur yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja.  Pada rapat ini juga hadir perwakilan dari PT Petrokimia Gresik, konsultan pembangunan tugu, dari PT PLN Gresik, Dari PT Telkom serta beberapa perwakilan institusi terkait. 

Dikatakannya, ada dua titik pembangunan landmark yang pembangunannya dibiayai oleh PT Petrokimia Gresik.  Landmark yang mengusung tema salah satu bangunan ikon Gresik yang bernama Gajah Mungkur. Dibangun pada sisi kiri pojok belokan dari jalan A yani menuju jalan Usman Sadar Gresik. Bangunan lain akan ditempatkan di pojokan  pulau  jalan  antara  Jalan Dokter Sutomo dan Jalan Proklamasi Gresik.

“Saya berterima kasih kepada PT Petrokimia Gresik yang telah banyak menyumbang untuk kemajuan kota Gresik. Saya juga berterimakasih kepada PT Wilmar yang telah membangun tugu keris Kanjeng sepuh (Sidomoro) dan PT Smelting dalam mewujudkan pembangunan tugu Lontar (Kebomas),”  jelasnya.

Nantinya juga akan meminta sumbangan kepada Perusahaan yang lain agar ikut peduli terhadap kemajuan dan keindahan kota Gresik.

Selanjutnya, Bupati juga berharap agar tim yang ikut rapat ini untuk selalu berkoordinasi dalam menentukan bentuk bangunannya. Tentunya sesuai bentuk ikon Gajah Mungkur yang sebenarnya.

“Saya tidak akan ikut campur pada urusan tehnik, yang penting bentuknya indah dan mendukung keindahan kota” tandas Sambari.

Penjabat Sekda Gresik M Nadhif yang memimpin rapat persiapan pembangunan landmark Gajah Mungkur ini mengatakan, tujuan diadakan rapat ini untuk percepatan persiapan pembangunan yang rencananya bakal dimulai pada tahun 2019.

“Rencananya satu tahun harus selesai setelah melalui berbagai proses administrasi. Yang bisa segera dilaksanakan saat ini yaitu penataan utilitas, yaitu pemindahan kabel Telkom, pemindahan kabel PLN yang ada dipermukaan” katanya. menurut Nadhif, hal penting lain yang harus dilakukan yaitu utilitas bawah tanah misalnya pemindahan pipa PDAM, pipa gas dan lain-lain. (han)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia