Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Betah Punya Suami Brutal di Ranjang, Pramugari Ini Akhirnya Menyerah

20 Oktober 2018, 13: 25: 49 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Mungkin Donwori, 31, berpikir jika Karin, 29, ini Dakota Johnson dalam film 50 Shades of Grey yang diam saja ketika diapa-apain pasangan. Nyatanya, perilaku brutal Donwori di atas ranjang membuat Karin trauma berkepanjangan. Hingga akhirnya ia mengajukan gugatan cerai.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Meskipun bekerja sebagai pramugari, ternyata Karin adalah tipikal perempuan yang polos. Berbeda dengan teman-teman sepekerjaannya yang punya imej “kurang baik “ dan sering dituduh pelakor. Kepolosan Karin ini, dibuktikan dengan keawamannya dalam urusan ranjang. Namun seiring dibiarkan, lama-lama urusan pun jadi panjang.

Ceritanya, setelah hampir satu dasawarsa menikah, Karin baru mau menggugat cerai suaminya. Alasannya, ia tak terima dengan gaya bercinta Donwori yang suka menyakiti. Kalau istilah dalam internet sih namanya sadomasokis. Suatu kelainan seksual, dimana seseorang harus menyiksa pasangan agar bisa mendapatkan puncak orgasme.

Nah, Donwori ini ya begitu kelakuannya. Setiap berhubungan, pria 31 tahun itu  suka sekali memukul bagian tubuh Karin dengan sabuk. Ia juga tak segan-segan menjambak, bahkan mencekik leher istrinya kuat-kuat. “Sempat suatu saat aku berpikir, gimana kalau-kalau aku mati pas begituan (berhubungan badan, Red). Betapa malunya,” keluh Karin dengan sedikit berbisik saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Namun, meskipun sudah merasa tersiksa begitu, Karin ini termasuk kuat lho. Buktinya, sampai anaknya sudah dua, ia tetap bisa bertahan dengan suami penyiksanya itu. Entah bodoh atau terlalu polos atau tak punya sedikit inisiatif untuk belajar di dunia maya, diamnya Karin ini karena tak tahu kalau si suami mengidap kelainan. “Ya aku tahunya hubungan suami istri memang begitu,” katanya lagi.

Karin baru tahu kalau Donwori ini punya kelaian setelah ia saling curhat-curhatan dengan sesama teman rumpiknya. Ketika membahas masalah dapur masing-masing, Karin diberitahu rekan rumpiknya. Bahkan, Karin juga dibuat parno dengan ditakut-takuti kalau jika didiamkan, suami akan semakin brutal dan mengancam keselamatan jiwa.

Perkataan teman-temannya ini rupanya membuat Karin takut. Sehingga ia putuskan untuk menggugat cerai Donwori. Tentu saja dengan alasan lain.

“Aku memang gak terus terang di persidangan. Malu. Aku samarkan gugatanku dengan alasan KDRT. Buktinya juga sudah ada kan. Bekas-bekas lebam di bagian tubuh itu yang aku jadikan bukti,” pungkasnya. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia