Kamis, 22 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ini Alasan Haris Cabuli Siswa di Kamar Mandi Sekolah

Jumat, 19 Oct 2018 17:32 | editor : Wijayanto

ilustrasi

ilustrasi (JPC)

SURABAYA – Abdurrohman Haris, 20, mengaku nekat mencabuli siswa di sekolah tempatnya bekerja sebagai petugas cleaning service semata karena terangsang.

Apalagi, dirinya stres karena ditinggal pergi pacarnya. Hal ini diperparah dengan hobi pemuda yang tinggal di Jalan Kalisari Damen 2A Surabaya ini menonton video porno dari hapenya.

Kepada penyidik Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, tersangka mengaku mengetahui adegan pencabulan dari keseringannya nonton video porno di handphone.

"Saya khilaf," ungkapnya singkat saat dirilis di depan awak media, Jumat (19/10).

Meski terbukti mencabuli siswa, tersangka mengaku tak memiliki kelainan seksual. Misalnya suka dengan sesama jenis. Ia juga mengaku tak pernah menjadi korban pencabulan sebelumnya laiknya penyuka sesama jenis. “Saya hanya stres dan khilaf,” ungkapnya lagi.

Haris melakukan pencabulan terhadap AN, 7, di tempatnya bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah sekolah di kawasan Mulyorejo. Ia tega mencabuli korban saat jam sekolah.

Saat itu, AN yang pamit keluar kelas untuk buang air kecil di toilet dicegat tersangka yang sedang bersih-bersih kamar mandi. Tersangka lantas mengancam akan memukul korban jika tidak mau menuruti keinginannya.

Setelah korban ketakutan, tersangka pun beraksi mencabulinya. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia