Kamis, 22 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Anggrek di Surabaya Mekar Berjamaah

Rabu, 17 Oct 2018 18:05 | editor : Wijayanto

MEKAR: Anggrek bulan yang mekar berjamaan di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Plasa Surabaya.

MEKAR: Anggrek bulan yang mekar berjamaan di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Plasa Surabaya. (NOVILAWATI ANISA/RADAR SURABAYA)

Kalau Anda penggemar anggrek, inilah waktu yang tepat berkunjung  ke Surabaya. Sebab, anggrek yang ditanam Pemkot Surabaya di sejumlah jalan utama kini sedang mekar-mekarnya.

Tidak cuma satu atau dua, tapi puluhan. Bunga khas daerah tropis itu mekar berjamaah. Warnanya pun beragam. Ada yang putih bersih, putih tulang, ungu muda, hingga ungu tua.

Ada juga yang kuning oranye. Wow indah sekali. Sedap dipandang mata.

Puluhan anggrek itu bisa dilihat di sejumlah jalan protokol di Kota Pahlawan. Misalnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Yos Sudarso, Jalan Sedap Malam, Jalan Wali Kota Mustajab, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Pemuda, dan Jalan Basuki Rahmad.

Anggrek-anggrek itu ditanam dengan cara ditumpangkan di pohon utama. Tingginya ya sekitar 1-2 meter dari tanah. Nah, ketika mekar, bunga-bunga anggrek itu bergelantungan dengan indahnya. Satu suluran bisa terdiri dari 5-8 bunga atau kuncup yang mulai mekar.

Saya paling suka anggrek yang adi Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Yos Sudarso, Jalan Sedap Malam atau Jalan Wali Kota Mustajab. Tepatnya anggrek yang ditanam melingkari Balai Kota Surabaya, tempat ngantornya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani. Juga anggrek yang ada di depan rumah dinas wali kota di Jalan Sedam Malam.

Antara anggrek yang satu dengan lainnya ditanam dengan jarak yang tidak begitu jauh. Sekitar 1-1,5 meter saja. Sehingga ketika dilihat dari jauh, pemandangan anggrek yang bermekaran itu semakin indah. Warnanya berselang-seling. 

Alhasil, anggrek itu pun menjadi sasaran foto selfie maupun wefie orang yang melintas di dekatnya. “Ayo selfi dulu, Mbak. Mumpung anggreknya lagi mekar bagus,” kata Reni Anggraeni ketika dijumpai Radar Surabaya di depan Balai Kota, kemarin sore.

Ada berbagai jenis anggrek yang ditanam. Tapi, yang paling banyak adalah jenis anggrek bulan. Bunganya warna ungu. Sungguh indah.

Kalau melihat jenisnya, anggrek termasuk kembang yang gampang-gampang susah ditanam.

Dibilang gampang karena kalau sudah menemukan teknik budidayanya, maka untuk hidup subur dan melahirkan bunga, sungguh mudah dilakukan. Sebaliknya, akan menjadi sulit kalau kita tidak mengetahui karakter anggrek.

Anggrek yang termasuk dalam keluarga orchidaceae ini memiliki sekitar 30 spesies. Itu jumlah yang ada di seluruh dunia. Nah dari jumlah itu, beruntung Indonesia mempunyai spesies agak banyak. Sekitar 20 persen atau 6.000 spesies anggrek tumbuh di Tanah Air tercinta. Oke kan? (opi/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia