Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Selundupkan Tiga Kontainer Miras Rp 27 miliar, Dua Tersangka Dibui

17 Oktober 2018, 07: 30: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Malu : Dua tersangka kasus impor miras illegal dari Singapura, menutup wajahnya dengan koran.

Malu : Dua tersangka kasus impor miras illegal dari Singapura, menutup wajahnya dengan koran. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Setelah hampir empat bulan menjalani proses penyidikan, dua tersangka penyelundupan tiga kontainer miras, Daniel Damaroy dan Dian Priyanto, segera di sidangkan. Ini ditandai dengan pelimpahan tahap dua dari penyidik Kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Perak ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

Setelah diterima korps adhiyaksa, Daniel Damaroy dan Dian Priyanto langsung ditahan. Keduanya dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. Para tersangka ini akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan. Penahanan terhadap warga Surabaya dan Semarang ini dilakukan untuk memudahkan penyidikan.  “Kemudian (penahanan) agar tersangka tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjung Perak, Lingga Naurie, Selasa (16/10)

Sebelum ditahan, kedua tersangka sempat menjalani pemeriksaan selama hampir enam jam di ruang pemeriksaan pidana khusus (pidsus) Kejari Tanjung Perak. Keduanya diperiksa oleh Jaksa P16 yaitu Katrin Sunita dan Muhammad Fadhil. Dalam perkara ini, Daniel Damaroy dijerat Pasal 103 huruf a UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. Sementara tersangka Dian Priyanto dijerat Pasal 103 huruf a UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo. Pasal 55 Ayat 1 KUHP. 

Daniel dan Dian diduga melakukan tindak pidana Kepabeanan. Modus operandinya, menyerahkan pemberitahuan pabean atau dokumen pelengkap pabean yang palsu atau dipalsukan. Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor 066799 itu tertanggal 26 Juni 2018 atas nama Importir PT Golden Indah Pratama melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjung Perak. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Terminal Peti Kemas (TPS) PT Terminal Petikemas Surabaya, ditemukan tiga unit kontainer bernomor APHU6237790, BEAU4678478, FCIU9099070 berisi minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) berbagai jenis dan merk dengan kadar alkhohol lebih dari 20 persen. Setelah diperiksa dari tiga kontainer tersebut berisi 5.626 karton dengan jumlah 50.664 botol. Total nilai barang mencapai lebih Rp 27 miliar, sementara potensi kerugian negara yang timbul dari tidak terpenuhinya pemenuhan pembayaran pajak mencapai lebih Rp 57,7 miliar.  “Jumlah kerugian negara berasal dari Bea Masuk Rp 40,5 miliar, PPN Rp 6,7 miliar, PPh pasal 22 Rp 5,1 miliar dan cukai Rp 5,4 miliar,” pungkas Lingga.(yua/rtn)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia