Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Demi Ponsel, Dua ABG Keroyok dan Aniaya Korban

16 Oktober 2018, 13: 09: 54 WIB | editor : Wijayanto

BARU 18 TAHUN: Nur Cahaya alias Kecik

BARU 18 TAHUN: Nur Cahaya alias Kecik (Istimewa)

SURABAYA - Nur Cahaya alias Kecik, warga Jalan Mliwis PTPN X Surabaya harus mendekam di bui. Pasalnya, pemuda 18 tahun itu mengambil paksa ponsel dan menganiaya korban, Sadik, 48, warga Desa Kepohbaru Agung, Kecamatan Plumpang, Tuban, yang indekos di sekitar lokasi.
Tersangka yang beraksi dengan temannya MR (DPO) saat itu mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Sekolahan, Kecamatan Asemrowo.
Tersangka saat itu mengetahui korban berjalan sendirian dan langsung memepet untuk meminta ponselnya.
"Korban sempat melawan dan tidak mau menyerahkan ponselnya saat itu," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Dimas Ferry Anuraga, Selasa (16/10).
Melihat korban ngotot mempertahankan ponselnya, tersangka bersama MR langsung mengeroyok korban hingga babak belur.
Setelah korban menyerah dan menyerahkan ponselnya, tersangka melarikan diri. "Korban lantas melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan kami lakukan lidik ke lokasi," katanya.
Penyelidikan itu membuahkan hasil. Sebab tak lama kemudian, tersangka berhasil diringkus di rumah. Ponsel hasil rampasan di tangan Kecik langsung diamankan sebagai barang bukti. "Kami masih mengejar teman tersangka yang ikut dalam pencurian tersebut. Ia kabur saat hendak kami tangkap. Identitasnya sudah kami ketahui," jelas Dimas. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia