Kamis, 22 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Pastikan Tak Jadi Ajang Kampanye, Bawaslu Awasi Reses Dewan

Selasa, 16 Oct 2018 12:21 | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET)

SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya melakukan pengawasan terhadap kegiatan reses anggota legislatif. Sebab dikhawatirkan, kegiatan yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut dipakai untuk ajang kampanye. 

“Dalam pertemuan dengan anggota dewan tadi, saya minta tak digabungkan antara reses dengan kegiatan kampanye,” kata Hadi seusai pertemuan dengan Komisi A DPRD Surabaya, Senin (15/10). 

Disebutkan, kegiatan reses atau jaring aspirasi yang dilakukan rutin anggota dewan tidak boleh mengarah kepada ajakan serta pemaparan visi dan misi. Termasuk menyebarkan brosur dan pamflet meskipun saat ini sudah masuk masa kampanye.

“Tetapi kalau hanya berbicara masalah aspirasi masyarakat, kemudian program yang belum terealisasi, tidak termasuk kategori kampanye,” urainya. 

Dia mengakui bahwa tidak ada kewajiban melaporkan pelaksanaan kegiatan reses ke Bawaslu. Hanya saja pihaknya tetap proaktif melakukan pengawasan kegiatan reses. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tak ada pelanggaran kampanye.  (bae/rud)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia