Selasa, 16 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Jatim Fair Bantu UMKM Hadapi Modernisasi

Rabu, 10 Oct 2018 17:59 | editor : Wijayanto

KEJUTAN : Lukisan pasir karya Vina Candrawati Agustin yang dipersembahkan buat Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo.

KEJUTAN : Lukisan pasir karya Vina Candrawati Agustin yang dipersembahkan buat Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)

Surabaya - Acara Jatim Fair ke-9 yang berlangsung di Grand City Convex, Surabaya resmi dibuka, Selasa (9/10). Pembukaan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Upacara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mars Jatim. Setelah itu dihelat doa bersama untuk kelancaran acara. Lalu tamu undangan disuguhi penampilan tari Teng Teng dari sanggar Gito Maron.

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, bahwa makro ekonomi di Jatim berada di atas rata-rata nasional. Nilai inflasi pun tergolong rendah, yang mana akan membantu masyarakat tidak mampu.

“Inflasi kita berada di angka 1,78-2 persen sampai bulan September (dari Januari 2018, Red). Artinya, orang miskin akan dibantu oleh harga yang tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut memberikan apresiasi kepada UMKM. Dirinya menilai, perdagangan antar pulau atau provinsi Jatim naik berkat UMKM. “Tahun lalu surplus Rp 164 triliun, tahun ini 1 dalam semester capai Rp 101 triliun. Jadi nanti, kemungkinan di akhir tahun memperoleh Rp 210 triliun,” tuturnya.

Agar dapat terus berkembang, Pakde Karwo mengajak seluruh UMKM dapat berbisnis secara online. Hal tersebut perlu dilakukan, mengingat pengguna internet yang terus meningkat.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito setuju dengan pernyataan Pakde Karwo tersebut. Menurutnya, para UMKM harus berkolaborasi dengan perkembangan digital economy.

“Pada saat penjual offline berdiri sendiri, maka memang benar terjadi penurunan. Karena kebiasaan (dalam membeli barang) sudah berubah. Oleh karena itu, kami menfasilitasi para UMKM untuk dapat berjualan online,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Enggartiasto mengajak rekan UMKM mendaftarkan produknya ke market place berbasis online. Pemerintah akan menggratiskan biaya pendaftaran UMKM di Jatim Fair 2018. Dengan begitu, para UMKM dapat menghadapi perubahan zaman. (tra/nur)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia