Kamis, 18 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Diperkosa Lalu Diberi Uang Rp 20 Ribu

Rabu, 26 Sep 2018 10:12 | editor : Aries Wahyudianto

Tersangka Sumijan diamankan anggota Polsek Panceng karena perbuatannya melakukan pemerkosaan.

Tersangka Sumijan diamankan anggota Polsek Panceng karena perbuatannya melakukan pemerkosaan. (YUDHI/RADAR GRESIK)

Perbuatan asusila kembali terjadi di Gresik. Kali ini Sumijan, 52, warga Desa Campurejo RT 13 RW 04, Kecamatan Panceng, dilaporkan telah memperkosa Jum, 24, tetangga desa. Akibat perbuatannya ini, Sumijan bakal meringkuk di tahanan cukup lama.

Menurut Samaah, ibu pelapor, kejadian yang menimpa putrinya terjadi Sabtu siang. Saat itu, pelaku datang ke rumahnya bersama Suhartono, adik ipar Samaah. Pelaku dan Suhartono merupakan teman akrab. Mereka datang ke rumah sekitar pukul 08.30.

Karena ada urusan dengan tetangga, pelapor kemudian meninggalkan rumah. Di rumah hanya tinggal korban, Sumijan dan Suhartono. Kemudian Suhartono menyusul meninggalkan rumah hingga tinggal pelaku dan korban.

Dalam situasi rumah yang sepi, pelaku rupanya tertarik dengan kemolekan tubuh korban. Sekitar pukul 14.30, pelaku melancarkan rayuan dengan memberi uang Rp 20 ribu kepada korban. Usai memberi uang, korban lalu diajak pelaku masuk ke dalam dapur.

Rupanya di dapur, pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan badan. Awalnya ditolak oleh korban, namun setelah pelaku mengancam akhirnya korban menyerah. Usai memperkosa korban, pelaku kembali memberi ancaman agar tidak melaporkan perbuatan asusilanya kepada orang tua dan orang lain.

Kasus ini terbongkar ketika Lakomah, tetangga korban  dicurhati oleh Jum bahwa dirinya telah dinodai oleh pelaku. Pengakuan tersebut lalu disampaikan kepada ibu korban. Mendapat informasi itu, ibu korban mencecar Jum hingga buka suara.

Pelapor lantas mendatangi rumah pelaku di Desa Campurerjo, Kecamatan Panceng. Saat itu pelaku tidak membantah jika dirinya telah memperkosa korban. Mendapat pengakuan itu, pelapor lantas melaporkannya ke Polsek Panceng.

Kapolsek Panceng AKP Lukman Soleh Kurdi memerintahkan anggotnya menjemput pelaku di rumahnya. Setelah ditangkap, pelaku lantas dijebloskan ke tahanan Polsek Panceng. Namun karena menyangkut asusila, kasusnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik. "Statusnya sudah tersangka. Dia sekarang telah kami tahan," ujar Kapolsek Panceng AKP Sholeh Lukman Hadi, kemarin.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Dari kejadian ini polisi menyita barang bukti berupa uang nominal Rp 20 ribu, satu kaos, kerudung, celana panjang, kaos dalam, dan celana dalam.

"Tersangka akan kami jerat dengan pelanggaran Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Ancaman hukuman 12 tahun penjara," pungkas Kapolsek Panceng didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Tri Widodo. (yud/ris)

(sb/yud/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia