Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya
RW 05 Kelurahan Kedung Baruk Kecamatan Rungkut

Wujudkan Bunakem sebagai Ikon Kedung Asem

25 September 2018, 12: 15: 07 WIB | editor : Wijayanto

INOVATIF: Warga bersama pengurus RW 05 kelurahan Kedung Baruk bertekad mewujudkan kampungnya menjadi wilayah yang inovatif.

INOVATIF: Warga bersama pengurus RW 05 kelurahan Kedung Baruk bertekad mewujudkan kampungnya menjadi wilayah yang inovatif. (SANUSI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Berlokasi di kawasan perumahan Wisma Kedung Asem Indah tak membuat warga RW 05 Kelurahan Kedung Baruk kesulitan untuk mewujudkan urban farming.  Justru dengan lahan yang sempit, mereka sukses mengembangkan tanaman buah naga yang menjadikan kampung ini tidak hanya menjadi kampung sehat, tapi juga kampung literasi dalam gelaran program Kampung Pendidikan-Kampunge Arek Suroboyo (KP-KAS).

PELOPOR: Lurah Kedung Baruk Fajar Basuki dan Ketua RW 05 Didik Edy Susilo.

PELOPOR: Lurah Kedung Baruk Fajar Basuki dan Ketua RW 05 Didik Edy Susilo. (SANUSI/RADAR SURABAYA)

“Dengan lahan yang sempit di perumahan, kami berupaya mewujudkan urban farming lewat program bunakem atau bunga naga kedung asem. Bahkan bunakem kami sudah menjadi percontohan,” kata Didik Edi Susilo, ketua RW 05 Kedung Baruk, bangga.

Ia bertekad akan menanam 1000 tanaman yang memiliki nama latin Hylocereus Undatus itu di seluruh kompleks Wisma Kedung Asem, dari yang sekarang sebanyak 200 batang. “Nantinya setiap KK wajib menanam bunga naga,” ucapnya.

Bahkan saat ini, dari buah berwarna merah asal Meksiko itu sudah punya produk turunan berupa batik motif bunakem yang dikembangkan ibu ibu PKK. “Motif bunakem ini akan kita daftarkan (hak cipta) agar tidak ditiru. Bunakem biar jadi ikonnya Kedung Baruk, bahkan Surabaya dan Jatim.

Salah satu tim juri dari akademisi literasi Dr M Jacky MSi mengakui pengembangan tanaman bunga naga di Kedung Asem serta produk turunannya menjadikan wilayah ini sukses mengembangkan program literasi lewat para pemuda di karang taruna sebagai pemuda penggerak literasi (PPL). (jay)

(sb/jay/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia