Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Bidik Generasi Muda Pecinta Uang Kuno

Komunitas Gresik Numismatik Indonesia Gelar HUT ke-1 Tahun

18 September 2018, 10: 05: 22 WIB | editor : Aries Wahyudianto

BANGGA : Ketua GNI dan JBUKG Alfi Khamdan

BANGGA : Ketua GNI dan JBUKG Alfi Khamdan (FAJAR YULIYANTO/RADAR GRESIK)

Share this      

Komunitas Gresik Numimastik Indonesia (GNI )  dan Jual Beli Uang Kuno Gresik ( JBUKG)sudah berjalan setahun. Komunitas yang lahir 28 Agustus 2017 lalu ini  makin eksis karena terus membidik pecinta dan kolektor uang kuno di Indonesia. 

 Berawal dari hobi Alfi Khamdan yang suka menjual uang kuno. Para pecinta koleksi uang kuno di  Gresik akhirnya makin eksis bergabung dalam Komunitas Gresik Numimastik Indonesia (GNI).

Ketua GNI dan JBUKG Alfi Khamdan mengatakan mulanya ia yang aktif menjual uang kuno kepada temannya baik melalui media sosial maupun secara langsung. Dari situ, akhirnya perkumpulan pecinta atau kolektor uang kuno di media sosial. Dari hanya puluhan, kini jumlah anggota yang bergabung mencapai 130 orang di media sosial.  “Di HUT pertama ini, kami berharap membantu generasi muda mencari uang kuno untuk dikoleksi,” kata Alfi saat perayaan HUT GNI dan JBUKG ke-1 di Perum Pesona Wahidin, Kebomas. (16/9). Mereka bisa meneruskan dan menjaga koleksi uang kuno yang dapat diartikan memiliki sejarah perkembangan budaya dan masyarakat waktu zaman itu.

. “Kami juga mengenalkan komunitas ini ke sekolah-sekolah saat ekstrakurikuler pramuka,” kata Alfi.

Anggota GNI, Nur Cahyadi, menambahkan kegiatan dalam GNI sebagai ajang silaturahmi antar sesama pecinta atau kolektor uang kuno. “Kami ingin menyatukan para pecinta uang kuno serta ingin mencari para generasi muda yang suka mengumpulkan uang kuno, “jelas. Dalam kegiatan HUT Gresik ke-1 itu diisi dengan pemotongan tumpeng ketua GNI dan JBUKG bersama anggotanya. Sekitar 20 anggota hadir dalam perayaan spesial tersebut. Salah satu peserta yang hadir, Edy Hutauruk sudah mengumpulkan uang koin dari VOC hingga kini. Bagi pecinta uang kuno, komunitas itu sering bertukar informasi terkait dengan uang kuno yang ada.

“Saya berharapan banyak generasi muda yang bergabung, “ kata dia (*/han)

(sb/jar/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia