Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Disnakertrans Jatim Gelar Job Fair 2018

Puluhan Ribu Pelamar Berebut 5.571 Lowongan Kerja

15 September 2018, 12: 50: 36 WIB | editor : Wijayanto

PEMBUKAAN: Kepala Disnakertrans Jatim Dr Himawan Estu Bagijo SH, MH (kanan) memukul gong didampingi Kabid Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja Sunarya, SE, MM dan Sekretaris Disnakertrans Umar Hasan, SH, MM (tengah).

PEMBUKAAN: Kepala Disnakertrans Jatim Dr Himawan Estu Bagijo SH, MH (kanan) memukul gong didampingi Kabid Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja Sunarya, SE, MM dan Sekretaris Disnakertrans Umar Hasan, SH, MM (tengah). (Sumarno/Radar Surabaya)

SURABAYA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur mengadakan Bursa Kerja Terbuka (Job Fair) 2018. Kegiatan untuk mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja ini diadakan di JX Internasional selama dua hari, Jumat (14/9) hingga Sabtu (15/9) pukul 08.00-15.30.
 “Job Fair 2018 ini diikuti 70 perusahaan yang menyediakan 5.571 lowongan kerja baru. Rinciannya, 2.138 lowongan untuk laki-laki dan 1.792 untuk perempuan, untuk laki-laki dan perempuan 1.641 lowongan,” ujar Ketua Panitia Job Fair 2018, Sunarya, SE, MM.

ANTRE: Para pencari kerja melamar lowongan kerja di stan JNE.

ANTRE: Para pencari kerja melamar lowongan kerja di stan JNE. (Sumarno/Radar Surabaya)

Kegiatan yang dihadiri puluhan ribu pencari kerja ini bertema Melalui Bursa Kerja Terbuka/Job Fair 2018 Kita Tingkatkan Kesempatan Kerja bagi Generasi Milenial untuk Mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka dan Menyongsong Revolusi Industri 4.0 di Jawa Timur.
“Job Fair 2018  diikuti sektor industri perumahan, perusahaan pengolahan sebanyak 14, sektor asesoris logam 10 perusahaan, jasa angkutan dan keuangan ada 5, jasa industri pertanian 2, farmasi 4, manufaktur 10, jasa kemasyarakatan sosial 17,” papar Sunarya yang juga Kabid Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Provinsi Jatim.
Pembukaan Job Fair 2018 ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Jatim Dr Himawan Estu Bagijo SH, MH. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah stan perusahaan yang sedang melayani para pelamar kerja. “Tujuan diadakan Job Fair ini untuk mempertemukan mereka yang mempunyai lowongan kerja dan pencari kerja, menurunkan penganggguran terbuka. Apalagi angkatan kerja di Jawa Timur bertumbuh,” ujarnya.

SAMBUTAN: Kepala Disnakertrans Provinsi Jatim Dr Himawan Estu Bagijo SH, MH.

SAMBUTAN: Kepala Disnakertrans Provinsi Jatim Dr Himawan Estu Bagijo SH, MH. (Sumarno/Radar Surabaya)

Menariknya, Disnakertrans Provinsi Jatim juga melakukan terobosan pendaftaran Job Fair 2018 melalui online www.jobfair.infokerja-jatim.com. Sebelum acara dibuka, para pendaftar lewat online sudah mencapai 10.106 pelamar. “Kalau teknologi sudah bisa menghubungkan antara pencari kerja dan yang memberi kerja, ke depan bursa kerja seperti ini (konvensional, Red) perlu dikurangi,” ujarnya.
Kadisnakertrans sempat menyinggung soal masuknya era revolusi industri 4.0 yang mengedepan inovasi teknologi dan robotik. Oleh karena itu, pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja mutlak diperlukan. “Ke depan harus diantisipasi tantangan penyediaan lapangan kerja di era digitalisasi karena banyak  jabatan yang hilang dan tergantikan oleh mesin. Kita dituntut berinovasi untuk meminimalisir persoalan kerja di Jawa Timur. Karena itu, perlu didukung sinergisitas pemerintah, swasta, dan masyarakat” jelasnya.

HIBURAN: Pembukaan Job Fair 2018 diawali dengan penampilan tari tradisional.

HIBURAN: Pembukaan Job Fair 2018 diawali dengan penampilan tari tradisional. (Sumarno/Radar Surabaya)

Manager PT Perwita Nusaraya, Farah Dina mengaku sangat terbantu dengan adanya Job Fair yang diadakan Disnakertrans Jatim untuk mencari tenaga kerja di kapal pesiar. “Biasanya tiap ada Job Fair bisa mendapatkan sekitar 10 orang, syaratnya harus berpengalaman baik melamar di deck and engine maupun culinary,” ujarnya. (no)

(sb/no/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia