Senin, 24 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Ikut Roadshow MDS, Delegasi UCLG ASPAC Kagumi Kampung di Surabaya

Kamis, 13 Sep 2018 14:37 | editor : Wijayanto

ANTUSIAS: Perwakilan delegasi UCLG Aspac 2018 foto bersama dengan kader lingkungan saat mengunjungi kegiatan roadshow Merdeka Dari Sampah 2018 di Kecamatan Bubutan Surabaya.

ANTUSIAS: Perwakilan delegasi UCLG Aspac 2018 foto bersama dengan kader lingkungan saat mengunjungi kegiatan roadshow Merdeka Dari Sampah 2018 di Kecamatan Bubutan Surabaya. (Abdullah Munir/Radar Surabaya)

Rombongan peserta Internasional United Cities and Local Governmentz Asia-Pacific (UCLG ASPAC) ke-7 turut hadir mengikuti Roadshow Merdeka Dari Sampah (MDS) 2018. Mereka datang pukul 18.50 WIB di Kampung Jalan Tembok Gede Gang III dan disambut meriah oleh ibu-ibu yang menggunakan kostum terbuat dari bahan daur ulang.

GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA

Para kader lingkungan dengan kompak dari ujung gang hingga ke panggung Road Show Merdeka menyambut kehadiran peserta UCLG ASPAC.  Para peserta lomba yel-yel meneriakkan secara serempak selain menghibur seluruh masyarakat yang hadir juga membuat kagum peserta UCLG ASPAC.

Selain itu rombongan juga disambut dengan tarian-tarian dari peserta yel-yel yang didominasi oleh ibu-ibu. Para peserta UCLG ASPAC sempat terlihat heran melihat ‘kegilaan’ para kader lingkungan yang menggunakan busana dari daur ulang sampah plastik.

Ketua RT Jalan Tembok Gede Gang III Bubutan, Asian mengungkapkan rasa gembiranya, ketika rombongan UCLG ASPAC ke 7 datang ke kampungnya. "Saya merasa bangga sekali karena rombongan dari Asia Pasific mengunjungi kampung kami. Sangat istimewa sekali," tuturnya dalam sambutannya, Rabu (12/9).

Usai disambut dengan berbagai yel-yel, para rombongan UCLG ASPAC memasuki Kampung Tembok Gede Gang III untuk melihat-lihat keunikan yang ada di dalamnya. Setibanya di dalam gang, lagi-lagi rombongan kagum dengan suasana kampung di Surabaya yang asri dan indah. Disambut musik patrol yang di mainkan oleh karang taruna kampung tersebut, para peserta terlihat antusias menyambangi kampung  Tembok Gede.

Selain itu para rombongan disuguhi dengan berbagai hasil kreatifitas warga Tembok Gede Gang III. Diantaranya ada tanaman hidroponik, mural, pernak-pernik lampu hias yang terbuat dari botol bekas, dan masoh banyak lagi lainnya. Tak sedikit dari peserta yang tertarik untuk berswafoto, dan mengabadikan foto sebagai kenang-kenangan.

Dengan adanya suguhan tidak biasa itu, para rombongan terpanah dengan adanya hiasan-hiasan tersebut. Salah satunya, adalah peserta UCLG asal Jerman, Eva Muggenburg mengaku baru pertama melihat suasana kampung seindah ini.

"Ini pertama kali saya melihat keindahan kampung. Menurut saya lebih beda, dari pada negara lain, dan unik idenya sangat bagus karena menggunakan bahan recycle, dan sangat berani," ungkapnya kagum saat dijumpai di Roadshow MDS 2018, di Jalan Tembok Gede III.

Tidak cuma itu saja, peserta delegasi Internasional tersebut di ajak menyantap sekitar 20 lebih jajan tradisional khas Indonesia. Diantaranya, ada serabi, bubur telo, getuk, srawut, lemet, getas, dan lain sebagainya. Saat menyatap jajanan tersebut, Eva juga mengatakan baru kali ini merasakan makanan tersebut.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Ipong Wisnoewardono mengatakan, dengan adanya kunjungan ini agar para tamu terinspirasi dan mau kembali ke Surabaya untuk belajar mengolah sampah, dan mempercantik kampung.

“Kami harap ini bisa jadi inspirasi bagi tamu delegasi yang hadir, dan tidak hanya sekali ini saja. Mungkin tamu-tamu asing selanjutnya juga,” pungkasnya. 

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia