Selasa, 20 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

ABG Curi Helm MAG

Sabtu, 01 Sep 2018 11:23 | editor : Aries Wahyudianto

DIAMANKAN : AR dan LS diamankan anggota securty Masjid Agung Gresik sebelum di bawa ke Polsek Kebomas.

DIAMANKAN : AR dan LS diamankan anggota securty Masjid Agung Gresik sebelum di bawa ke Polsek Kebomas. (Yudhi/Radar Gresik)

DUA orang anak baru gede (ABG), masing-masing LS, 14, dan AR, 15, warga Kelurahan Kramat Inggil,Kecamatan Kebomas Gresik, harus berurusan dengan polisi. Pelajar SMP ini diserahkan takmir Masjid Agung Gresik (MAG) karena kepergok mencuri 2 helm di parkiran.

Korban pencurian adalah Kiki Ariyanto Mahsiswa UISI yang ngekos di Jalan RA Kartini Gg 1, Kecamatan Kebomas Gresik.

Menurut takmir masjid, Junaidi, 31, kedua masuk ke MAG untuk salat jumat bersama. Namun saat itu, keduanya berbagi tugas. "Satu pelaku di luar pagar dan satu mengambil helm dengan cara di lempar keluar pagar parkiran masjid," ujarnya.

Kepada polisi LS mengungkapkan, dia menucri helm di parkiran MAG bersama AR yang masih bertetangga.  ”Saya diajak AR,” ujar LS.

Perwira Unit (Panitreskrim) Polsek Kebomas Ipda Moch Dawud menjelaskan, kedua anak tersebut kini sedang diproses oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik. Namun, laporan di polsek tetap ditindaklanjuti. ”Kita hanya penanganan awal saja,” jelasnya.

Ipda Dawud mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, unsur pencurian memang terpenuhi. Dua anak-anak itu bisa dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian. Namun, prosedur lebih lanjut diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Gresik.

Sebab, tidak semua perkara pidana yang dilakukan anak-anak dilanjutkan. Polisi memiliki wewenang untuk melakukan diskresi. Yakni keputusan yang menyimpangi ketentuan berdasarkan keyakinan pribadi. ”Itu sah dan diatur dalam undang-undang,” tuturnya.(yud/ris)

(sb/yud/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia