Selasa, 20 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Sujud Syukur, Tiga Kloter Jamaah Haji Tiba

Rabu, 29 Aug 2018 07:50 | editor : Abdul Rozack

TIBA DI TANAH AIR: Sejumlah Jamaah Haji melakukan sujud syukur, setelah tiba di Bandara Internasional Juanda, Selasa (28/8). Jamaah haji kloter 1 tiba

TIBA DI TANAH AIR: Sejumlah Jamaah Haji melakukan sujud syukur, setelah tiba di Bandara Internasional Juanda, Selasa (28/8). Jamaah haji kloter 1 tiba di bandara pada pukul 01.45 WIB. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Sebanyak 1.335 jamaah haji kelompok terbang (kloter) I, II dan III, asal Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi tiba di Bandara Internasional Juanda. 

Kedatangan diawali kloter I sebanyak 450 jamaah haji asal Kabupaten Situbondo dengan nomor penerbangan SV 5110, Selasa (28/8) pada pukul 01.45 WIB. Kemudian disusul jamaah haji dari Bondowoso dan Banyuwangi.

Beberapa jamaah haji sujud syukur usai menuruni tangga pesawat Saudi Arabia Airlanes. Mereka bersyukur karena sampai di tanah air dengan kondisi selamat dan sehat. 

Ada pula yang langsung selfie bersama istri dengan background pesawat Saudi Arabia. Sedangkan, jamaah haji yang lanjut usia atau yang sakit ada yang didorong dengan kursi roda oleh petugas.

Dari bandara, para jamaah langsung menuju Asrama Haji Embarkasi Sukolilo (AHES) diantar oleh 11 bus pada setiap kloter. Mereka tiba di Asrama Haji Selasa (28/8) pukul 03.20 WIB. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) langsung mengarahkan 1.335 jamaah haji melakukan cek kesehatan, verifikasi paspor, dan pemeriksaan barang bawaan.

Kakanwil Kemenag Jawa Timur, sekaligus Ketua PPIH Syamsul Bahri mengatakan, proses itu akan memakan waktu 3 hingga 4 jam per kloter. Hingga saat ini, petugas belum menemui kendala apapun.

Syamsul kembali mengingatkan jika ada jamaah yang membawa air zamzam, maka akan disita. Karena PPIH sudah menjatah 5 liter air zamzam setiap jamaah.

“Sejauh ini masih belum ada temuan yang melanggar aturan, untuk air zamzam sudah kami jatah sesuai dengan ketentuan. Karena sebelum jamaah pulang, kami sudah mulai menerima air zamzam yang didatangkan langsung dari Arab Saudi,” kata Syamsul, saat ditemui di Hall Mina AHES, Selasa (28/8).

Saat ditanya mengenai kondisi kesehatan para jamaah haji yang baru datang, Syamsul mengatakan, jamaah haji yang datang dalam kondisi sehat dan belum ditemukannya penyakit atau virus yang datang dari Arab Saudi. 

PPIH juga telah memeriksa kondisi fisik para jamaah, terutama kondisi suhu tubuh. Jamaah yang tiba di Indonesia harus dalam kondisi fit dengan suhu tubuh normal.

Syamsul menegaskan, jika kedapatan jamaah sakit atau terinfeksi virus tidak akan diperbolehkan pulang. Termasuk para jamaah yang terdaftar pada kategori berisiko tinggi atau dalam kondisi tubuh yang tidak sehat. “Kami sudah siapkan mobil ambulans, dari Juanda sudah kami persiapkan. Kalau memang ada masalah, langsung kami periksa lebih lanjut ke rumah sakit. Tapi mobil ambulans akan terus standby hingga kloter terakhir tiba di AHES,” tutur Syamsul.

Disamping itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya Budi Hidayat menambahkan, pihaknya melakukan thermal screening kepada setiap jamaah haji. Tujuannya untuk mengukur suhu tubuh para jamaah yang tiba di Surabaya.

Setelah dilakukannya screening, petugas akan membagikan kartu waspada kesehatan. Sehingga kemungkinan penyakit bawaan dari Arab Saudi dapat dicegah. Misalnya, virus Mers-Cov atau flu Arab. “Jadi kami bagikan kartu kewaspadaan kesehatan khusus pada setiap jamaah. Sehingga jamaah dapat memantau kesehatannya dalam jangka waktu 21 hari ke depan,” pungkasnya.

Setelah seluruh jamaah haji masuk ke dalam Hall Mina, PPIH sempat melakukan penggalangan dana untuk korban bencana gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Setiap jamaah dapat menyumbangkan beberapa uang riyal atau rupiah yang tersisa usai beribadah haji di tanah suci.(gin/no)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia