Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

BI Siapkan Rp 2,5 M Jangkau Pulau Terluar

Sabtu, 18 Aug 2018 14:34 | editor : Wijayanto

ilustrasi

ilustrasi (DOK/JPNN)

SURABAYA - Bank Indonesia (BI) melakukan penandatanganan kesepakatan (MoU) Program BI Jangkau dengan 6 perbankan di Jatim. Keenam perbankan tersebut yakni BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, BPD Jatim, dan BPRS Bhakti Sumekar.

Setelah dilakukan MoU, BI bersama enam bank lain berkomitmen melakukan Program BI Jangkau, yakni melakukan pelayanan kas dan distribusi uang sampai ke tingkat kecamatan atau desa di wilayah 3T, terpencil, terdepan, dan terluar. 

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Johansya mengatakan, kegiatan BI Jangkau di Pulau Bawean ini merupakan kali kedua yang dilakukan oleh KPDN Provinsi Jawa Timur di 2018. Sebelumnya telah dilakukan di Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Kalambau, Pulau Matasiri, dan Pulau Karumputan. Kali ini, total modal kerja untuk Program BI Jangkau yakni Rp 2,5 miliar. Untuk Pulau Bawean sendiri mendapat jatah Rp 1,7 miliar.

"Pada BI Jangkau kali ini, total modal kerja yang dibawa adalah sebesar Rp 2,5 miliar. Kalau Bawean Rp 1,7 miliar," ujar  Difi Ahmad Johansya, kemarin.

Menurutnya, sudah menjadi komitmen BI untuk bisa menyediakan uang rupiah dengan kualitas baik di seluruh wilayah NKRI. Selain dengan perbankan, kerja sama BI Jangkau juga dilakukan dengan Pegadaian, mengingat luasnya jaringan kedua lembaga tersebut yang menjangkau kabupaten-kabupaten di Indonesia.

Kerja sama dilakukan dalam bentuk kas titipan, yaitu titik distribusi uang yang dilaksanakan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Bank Indonesia, yang merupakan kepanjangan tangan dari Bank Indonesia dalam melakukan peredaran uang.

"Selain itu, BI juga akan tetap melaksanakan dan memperkuat kerja sama distribusi uang dengan lembaga lainnya, termasuk dengan TNI AL untuk menjangkau pulau-pulau terluar Indonesia," imbuhnya.

(cin/rud)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia