Selasa, 20 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Mahasiswi Polisikan Paman Berakhir Damai

Jumat, 17 Aug 2018 09:00 | editor : Abdul Rozack

MEDIASI: Ibu korban berjabat tangan dengan Ivan Martinus. Korban Josephine (baju putih) juga memaafkan sang paman di Mapolsek Mulyorejo.

MEDIASI: Ibu korban berjabat tangan dengan Ivan Martinus. Korban Josephine (baju putih) juga memaafkan sang paman di Mapolsek Mulyorejo. (ISTIMEWA)

SURABAYA – Gara-gara sering mendapat perlakuan kekerasan dari pamannya, Josephine, 22, warga Kejawan Putih Indah, Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo melapor ke Polsek Mulyorejo. Sang paman adalah Ivan Martinus, 40, dengan alamat yang sama.

Dengan wajah khawatir, mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya itu masuk ke ruang SPKT Polsek Mulyorejo di Jalan Lambansari, Surabaya itu. ”Saya melaporkan perbuatan paman saya ini ke Polsek Mulyorejo karena sudah keterlaluan dan sering memukul saya tanpa ada sebab yang jelas,” tutur Josephine

Tak mau terburu-buru mengambil keputusan terhadap laporan korban, Binmas Polsek Mulyorejo Bripka Kondang langsung menghubungi paman korban. Polisi memanggil paman korban ke polsek untuk lebih mudah dalam pemecahan persoalan tersebut. ”Kita berupaya melakukan mediasi kepada kedua belah pihak,” sebut Bripka Kondang, Kamis (16/8)

Tidak lama, paman korban dan ibu korban kerabat lain hadir ke Mapolsek Mulyorejo. Kemudian, kedua belah pihak saling bercerita mengenai persoalan yang berujung kekerasan itu. Pihak keluarga lain juga ikut memberikan penjelasan di pertemuan mediasi tersebut.

Setelah berdialog, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan dengan secara kekeluargaan. ”Korban telah memaafkan dan pamannya juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” imbuhnya.

Setelah disepakati untuk damai, kedua belah pihak juga menandatangani surat pernyataan. ”Surat pernyataan tersebut ditandatangani juga disaksikan orang tua dan adik korban,” sebut Bripka Kondang.

Setelah itu, kedua belah pihak dan anggota keluarga lain pergi meninggalkan Mapolsek Mulyorejo. Bripka Kondang berharap masalah kedua belah pihak benar-benar sudah selesai dan tidak terulangi kembali.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Bagus Dwi juga mengapresiasi upaya penyelesaian masalah yang dilakukan Unit Binmas. Ia berharap dengan adanya penyelesaian masalah semacam itu, masalah tidak semakin berkembang. “Selain itu keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” ujarnya. (son/no)

(sb/son/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia