Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Siap Bangun Tiga Park and Ride

13 Agustus 2018, 14: 23: 27 WIB | editor : Wijayanto

REPRESENTATIF: Park and Ride di Jalan Mayjen Sungkono yang telah difungsikan.

REPRESENTATIF: Park and Ride di Jalan Mayjen Sungkono yang telah difungsikan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Langkah Pemkot Surabaya untuk menekan pelanggaran parkir di jalan terus dilakukan. Salah satunya dengan menambah fasilitas park and ride di kawasan Surabaya. Selain pembangunan mega proyek tempat parkir di Terminal Joyoboyo, tahun ini Pemkot Surabaya juga membangun di Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan Adityawarman.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan, dari tiga park and ride tersebut, pembangunan Joyoboyo memiliki anggaran yang besar senilai Rp 170 miliar. Sedangkan untuk dua tempat parkir lainnya hanya dianggarkan sekitar Rp 20 miliar. “Karena luasnya beda,” katanya.

Dia mengungkapkan, pembangunan park and ride di Joyoboyo menggunakan anggaran multiyears. Sisa pembangunan akan kembali dilanjutkan pada 2019. Nantinya, gedung lima lantai itu akan bisa mengakomodir volume parkir hingga 180 kendaraan roda empat. Sedangkan untuk roda dua jumlahnya bisa lebih banyak. “Karena luas dan bersinergi dengan terminal Joyoboyo anggarannya cukup besar,” jelasnya.

Menurutnya, selain mengakomodir kendaraan yang parkir di Terminal Joyoboyo, park and ride tersebut juga akan bisa menampung volume kendaraan pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS). Tempat wisata yang pengunjungnya selalu membeludak saat liburan itu akan dibantu dengan fasilitas parkir di terminal Joyoboyo.

Sedangkan park and ride di Jalan Arif Rahman Hakim dan Adityawarman konsep pembangunannya sama seperti di Jalan Mayjen Sungkono yang sudah beroperasi. Diharapkan dengan penyelesaian bangunan parkir itu tidak ada alasan bagi pengguna kendaraan parkir sembarangan.

Pada 2019, imbuhnya, selain penyelesaian bangunan parkir di Joyoboyo, Dishub juga telah mengusulkan untuk membangun park and ride lagi di Genteng Kali dan Kertajaya. Selain itu, usulan untuk pembangunan park and ride di Jalan Urip Sumuharjo dan Ngagel juga telah dilakukan.

Menurutnya, fasilitas parkir itu nantinya juga sebagai penunjang realisasi pembangunan trem. Dengan tempat parkir yang memadai maka moda transportasi massal yang nantinya dibangun sudah bisa tersinkronisasi dengan fasilitas parkir yang baik. “Kami terus berupaya agar kelancaran lalu lintas yang disebabkan karena masalah parkir bisa teratasi,” pungkasnya.(vga/no)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia