Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

DCS Diumumkan, Masyarakat Silakan Mengkritisi

Senin, 13 Aug 2018 14:20 | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

Surabaya - KPU Kota Surabaya juga telah menetapkan DCS. Dari 701 bacaleg yang mendaftar sebanyak 692 caleg yang lolos masuk DCS. Sebanyak 9 bacaleg yang tidak lolos dikarenakan sejumlah alasan.

Komisioner KPU Surabaya Nurul Amalia mengatakan, tidak lolosnya bacaleg karena beberapa sebab di antaranya tidak memenuhi syarat yang ditentukan. Yakni, satu bacaleg dari Partai Solidaritas Indonesia, satu bacaleg dari Partai Garuda,  dua bacaleg Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan lima bacaleg dari Partai Berkarya. “Ada yang karena masalah ijazah dan masalah lainnya,” katanya.

Komisioner Bidang Teknis ini mengungkapkan, selain bacaleg yang tidak memenuhi syarat, ada parpol yang mengubah komposisi bacalegnya sebelum pendafatarn ditutup. Antara lain PKB yang mengganti dua bacaleg, sedangkan Demokrat mengganti satu bacaleg, PAN satu orang, Nasdem satu orang, dan Partai Golkar satu orang. “Penggantian itu dilakukan pada detik akhir pendaftaran,” ujarnya.

Menurutnya, penggantian komposisi tersebut wewenang dari parpol masing-masing. Hal itu merupakan kebijakan dari parpol yang menempatkan kadernya di masing-masing daerah pemilihan (dapil) yang dianggap tepat. “Ada yang diganti dapilnya ada juga nomor urutnya maupun kadernya langsung diganti orang baru,” jelasnya.

       Selama pengumuman DCS, imbuhnya, masyarakat bisa mengkritisi caleg yang ada. Jika masyarakat menemukan pelanggaran maupun kejanggalan terhadap caleg yang sudah ditetapkan untuk sementara itu maka bisa melaporkan secara langsung ke KPU. Nantinya, KPU akan mempelajari laporan tersebut untuk nantinya ditimbang apakah mempengaruhi DCS caleg yang bersangkutan. “Bisa terkait tindak pidana atau ijazah maupun pelanggaran lain yang dinilai masyarakat menjadi kurang sreg dengan caleg yang sudah masuk DCS,” pungkasnya. (bae/vga)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia