Rabu, 15 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

MPM Revisi Target Penjualan Jadi 910 Ribu Unit

Jumat, 10 Aug 2018 11:00 | editor : Abdul Rozack

DIMINATI: Marketing Division Head PT MPM Abdy Ronotana (dua dari kanan) bersama Marcomm & Development Division Head MPM Distributor, Suhari (dua dari

DIMINATI: Marketing Division Head PT MPM Abdy Ronotana (dua dari kanan) bersama Marcomm & Development Division Head MPM Distributor, Suhari (dua dari kiri) saat launching produk terbaru PCX 150 hybrid di kantor MPM Simpang Surabaya. (ABDULAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), main dealer motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan koreksi penjualan unit motor Honda hingga akhir tahun ini. Jika sebelumnya target penjualan hanya 880 ribu unit, maka saat ini dikoreksi menjadi 910 ribu unit. 

Marketing Division Head PT MPM Abdy Ronotana menjelaskan, target tersebut dikoreksi karena tren positif penjualan tahun ini. “Sampai dengan bulan Juni 2018, motor yang terjual mencapai 445 ribu unit. Jadi akhirnya target kita koreksi menjadi 910 ribu hingga akhir tahun,” terang Abdy, saat acara launching All New Honda PCX Hybrid, di MPM Simpang Dukuh, Kamis (9/8).

Koreksi target tersebut dilakukan, karena banyak unit yang ternyata mendapat respon bagus dari masyarakat. Salah satu tipe unit yang paling banyak dicari adalah Scoopy yang saat ini untuk indennya sudah mencapai sekitar 18 ribu unit. Disusul dengan PCX yang indennya sebanyak 7 ribu unit. 

Untuk all new Honda PCX Hybrid, hingga saat ini yang sudah disalurkan ke dealer sebanyak 10 unit. Sedangkan yang sudah inden sebanyak 20 unit. Sedangkan potensinya bisa terjual sebanyak 30 unit per bulan. 

“Dari yang generasi sebelumnya, rata-rata bisa terjual 30 unit per bulan,” tambah Abdy. 

Sementara itu, Marcomm & Development Division Head PT MPM Suhari menambahkan, teknologi hybrid pada All New Honda PCX Hybrid bekerja saat tuas gas diputar dengan spontan. Teknologi ini juga mampu menghemat lebih 2,2 persen dalam penggunaan bahan bakar berdasarkan pengetesan EURO 3 dengan menggunakan metode ECE R40. 

Untuk warna ada warna Hybrid Blue, dan penyematan logo hybrid di setiap sisi bodi serta penyematan lampu LED di semua sistem pencahayaan yang memberikan kesan mewah. 

Skutik premium ini dibandrol dengan harga Rp 41,195 juta on the road Surabaya. Skutik ini dilengkapi dengan seat stopper yang menahan posisi jok agar tidak tertutup saat sedang menyimpan atau mengeluarkan barang. (nin/rud) 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia