Selasa, 17 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Berita Daerah

8 Camat Berebut Posisi Kepala Dinas

08 Agustus 2018, 10: 26: 14 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Bupati Sambari usai membuka seleksi jabatan di Kantor Bupati Gresik, kemarin.

Bupati Sambari usai membuka seleksi jabatan di Kantor Bupati Gresik, kemarin. (ROFIK/RADAR GRESIK)

Share this      

Puluhan pejabat esellon III A di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berebut lelang jabatan esellon II. Terbanyak berasal dari Camat. Kemarin, para peserta mulai mengikuti assesment.

Pada lelang jabatan kali ini, ada 8 orang camat yang ikut bertarung. Kemudian, 7 orang Kepala Bagian serta 6 Sekertaris Dinas. Dengan rincian, untuk pendaftar jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebanyak 8 orang, yakni Malahatul Fardah (Kabag Ortala), Suwartono (Camat Wringinanom).

Kemudian Ida Lailatusa’diyah (Kabag Pembangunan), Khusaini (Kabag Kesra), Darman ( Camat Balongpanggang), Satriyo Utomo (Camat Driyorejo), Dwi Purbo Wahyono (Camat Ujungpangkah) serta Herendriwati (Sekdin Kependudukan dan Capil).

Untuk jabatan Kepala Dinas Perikanan diikuti 6 pejabat. Yakni, Ninik Asrukin (Sekdin Ketenagakerjaan), Choirul Anam (Ka Kesbangpol), Samsul Hidayat ( Sekdin Perikanan), Kiki Hidayat (Camat Bungah), Sutarmo (Kabag Risdang DPRD Gresik) dan Narto (Camat Kedamean).

Sedangkan untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa diikuti 7 orang pejabat. Yakni, Edi Hadi Siswoyo (Kabag Hukum), M Jusuf Ansyori (Kabag Pemerintahan), Suryo Wibowo ( Sekdin Kominfo), Suyono (Camat Manyar), Sujarto (Camat Menganti), Suprapto (Sekdin Satpol PP), Dwi Indrawati (Sekdin Parbud).

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berharap agar peserta yang terpilih nanti adalah mereka yang sumber dayanya manusia (SDM) nya sesuai dengan yang diharapkan Pemerintah. “Jadi jangan ada yang beranggapan seleksi ini berdasarkan like and dislike. Untuk itu kami berharap anda harus bersungguh-sungguh. Keluarkan kemampuan anda dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ditambahkan, hingga 2021 ada 10 pejabat eselon II yang pensiun. Sehingga, bagi pejabat yang tidak terpilih pada lelang kali ini bisa mengikuti seleksi formasi jabatan eselon II selanjutnya. “Masih ada sekitar 3 kali seleksi lagi selama saya Bersama pak Qosim menjabat ” tandasnya.  

Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim menyarankan kepada peserta agar berusaha dengan sebaik-baiknya. “Yang penting anda mengoptimalkan potensi diri anda untuk bisa menggerakkan OPD yang akan anda pimpin. Kami tidak punya kepentingan apa-apa selain agar Pemerintah Kabupaten Gresik bisa lebih baik dengan kehadiran anda sebagai pemimpin,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKD Gresik Nadlif mengatakan assessment akan berlangsung selama dua hari. Pada sesi ini peserta akan dilihat pada sisi kepribadian, manejerial, kedisiplinan dan kejujuran. “Pada dua hari selanjutnya peserta harus memaparkan visi-misi, test bidang dengan menulis terkait formasi jabatan yang diikuti dan test kemampuan,” ujarnya.

Masih menurut Nadlif, bahwa pada seleksi kali ini ada 3 guru besar yang ikut menguji para calon pejabat eselon II tersebut yaitu Prof. Dr. Djoko Mursinto (Unair), Dr. Sarwo Edi (UMG) dan M. Najib (mantan Sekda Gresik).

Setelah lulus test kesehatan, 3 peserta dengan nilai tertinggi pada masing-masing jabatan, akan disampaikan kepada Bupati untuk dipilih dan dilantik mengisi jabatan.

“Khusus untuk Jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, panitia menyerahkan hasil dari 3 peserta dengan ranking tertinggi tersebut ke Kementerian Dalam Negeri dan Direktur Jenderal Kependudukan. Mereka akan merekomensdasikan pejabat Dispenduk dan Catatan Sipil Gresik untuk dilantik oleh Bupati,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia