Sabtu, 07 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Banyak Lampu, Surabaya Makin Seksi

05 Agustus 2018, 06: 45: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SURABAYA BERKILAU: Deretan lampu hias dipasang oleh Pemkot Surabaya di sepanjang Jalan Tunjungan, membuat kawasan tersebut menarik dan menjadi pilihan

SURABAYA BERKILAU: Deretan lampu hias dipasang oleh Pemkot Surabaya di sepanjang Jalan Tunjungan, membuat kawasan tersebut menarik dan menjadi pilihan spot foto warga. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Kota Surabaya tampil semakin cantik dan seksi pada malam hari. Lampu hias warna-warni dalam berbagai bentuk, menjadi penyebabnya.

ISMAUL C/VEGA DA/CINTIA K

Wartawan Radar Surabaya

Suasana Kota Surabaya semakin bersahabat dengan masyarakatnya. Selain infrastruktur yang terus ditambah dan dibenahi, gemerlap Kota Pahlawan semakin menambah kenyamanan. Saat malam hari, banyak lampu warni-warni bertebaran di sudut kota terutama jalan protokol.

Kilauan cahaya lampu di sepanjang jalan dan taman membuat Kota Metropolis bertambah moncer. Warna pelangi yang dikemas di dalam lampu-lampu jalan memberikan warna terang bagi kota segudang prestasi ini.

Lampu bercorak warna itu di antaranya terlihat di Jalan Tunjungan, Jalan Raya Darmo, Jalan Diponegoro serta di sejumlah taman kota. Modelnya pun beragam. Ada yang dikemas dalam bentuk payung, model binatang hingga pernak-pernik hiasan.

Misalnya, di Jalan Tunjungan. Di kawasan heritage itu banyak lampu dipasang di atas jalan yang direncanakan akan dilewati transportasi massal trem itu. Merah, kuning, hijau dan biru mendominasi corak warna yang dipasang pada lampu.

Bentuknya beragam. Ada yang mirip ekor merak, lampion, boneka hingga pernak-pernik lainnya. Jalan penuh sejarah itupun bahkan sering digunakan untuk berswafoto. "Jalannya bagus sangat menghibur," kata salah satu pengguna jalan, Dewi Lestari.

Warga Petemon ini mengaku, bangaknya gemerlap lampu menghilangkan kesan angker dan menakutkan saat berkendara di malam, petang bahkan tengah malam sekalipun. "Sekarang lebih cerah dan mengasyikkan," tambah ibu satu anak ini.

Rian Dwi Dewangga, warga Wonocolo juga merasakan bangga dengan penataan lampu kota di kota kelahirannya itu. Sebagai ibu kota provinsi Jatim, Surabaya dianggap menunjukkan kelasnya sebagai kota besar. "Sangat senang Surabaya punya ikon lampu-lampu yang bertebaran," ujarnya.

Deretan lampu hias yang ada di di jalan Tunjungan memang memesona. Banyak yang mengaguminya. Banyak yang menjadikannya latar belakang untuk foto, selfi ria lalu diunggah di media sosial. Mulai dipamerkan di Facebook, Twitter, Instagram atau jadi profile picture (PP) kontak di WhatsApp (WA). 

Kalau lewat Jalan Tunjungan, mata kita akan dimanjakan dengan lampu-lampu hias berbentuk bintang perisai. Lampu-lampu ini dipasang pararel, mulai dari jempatan gantung hingga sepanjang Jalan Tunjungan sampai ke hotel Varna. Kehadiran lampu-lampu aneka warna ini juga menambah ramai suasana Jalan Tunjungan dan  menjadi daya tarik pengunjung untuk berswafoto. "Bagus, gemerlapan warnanya, bikin Jalan Tunjungan makin ramai. Bikin Surabaya makin cantik dan seksi," kata Tyas, anak muda yang ditemui Radar Surabaya sedang foto-foto di Jalan Tunjungan, Jumat malam (3/8).

Bergeser sedikit ke selatan,kita juga bisa menjumpai lampu hias aneka warna ini di sepanjang Jalan Darmo. Lampu-lampu berbentuk payung dan layang-layang ini semakin memberikan warna pada pada malam hari bagi kota yang dipimpin Tri Rismaharini ini. Sayangnya, penataan lampu ini tidak sekerap dengan lampu yang ada di Jalan Tunjungan. Selain lampu hias ini, lampu berbentuk bendera dengan warna merah putih juga sudah banyak dijumpai di sepanjang jalan protokol. “Kan sudah masuk bulan Agustus, jadi warna dan bentuknya juga disesuiakan,” kata Chalid Buchari, Kepala Dinas Kebersihan dan Tata Ruang (DKRTH) Surabaya.

Berbicara masalah lampu hias, kita tidak bisa melewatkan lampion-lampion indah yang bertebaran di sepanjang sungai Kalimas.  Aneka lampion berbentuk flora dan biota laut berwarna-warni menghidupkan suasana malam di sepanjang sungai. Keindahan lampion ini tentu menambah keasikan wisata perahu di Kalimas. 

 Selain itu, beberapa taman juga dihiasi dengan lampu berkerlap kerlip. Seperti halnya lampu yang terdapat di Taman Apsari yang makin hidup dengan lampu yang dipasang di pohon-pohon kecilnya. Pemasangan lampu hias di berbagai titik ini merupakan inisiatif wali kota Surabaya. Sesaat sebelum menyambut HUT Kota Surabaya beberapa waktu lalu, wali kota mengatakan, bahwa ia akan membuat malam kota Surabaya menjadi lebih hidup dengan memasang lampu-lampu hias di taman-taman dan jalan-jalan. “ Biar kota Surabaya ini makin cantik, banyak lampu, jadi makin banyak juga menarik wisatawan,” kata Tri Rismaharini, wali kota Surabaya.

Berdasarkan pantauan Radar Surabaya, setidaknya ada tujuh kawasan di kota ini yang hiasan lampunya sangat mencolok bila dibandingkan kawasan lain. Di antaranya, kawasan Grand City, GWalk, Taman Bungkul, Taman Skate Board, Loop, Monumen Bambu Runcing, Food Festival. 

Kawasan lainnya adalah pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza, misalnya. Pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group itu kalau malam sangat indah bila dilihat dari jauh. Salah satu bangunannya yang paling tinggi, di hampir semua tembok gedungnya dihiasi sinar lampu. “Kalau malam, jika dilihat dari  jauh, bikin mata ini enak memandangnya,” kata Sulih Wahyudi, salah satu wisatawan domestik yang mengunjungi Surabaya.

(sb/vga/cin/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia