Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik

Ratusan Bacaleg Mundur

02 Agustus 2018, 07: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Ratusan Bacaleg Mundur

grafis Ratusan Bacaleg Mundur (Grafis: Fajar)

SURABAYA - KPU Jatim telah menutup masa perbaikan bagi partai politik yang telah mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) di pemilu 2019, Selasa (1/8). Dari 1.670 orang bacaleg, ratusan mengundurkan diri. 

Komisioner KPU Jatim Divisi Teknis Muhammad Arbayanto mengakui memang banyak sekali bacaleg yang mundur karena tidak dapat memenuhi persyaratan. Partai politik (parpol) pun sebagai pengusungnya tak mengganti posisi yang mengundurkan diri. Bahkan angkanya diperkirakan sekitar seratus orang. “Rata-rata parpol menengah ke bawah dan partai baru. Mereka ini ternyata kesulitan merekrut caleg, terutama perempuan,” ujar Arba, sapaan akrabnya saat di konfirmasi, Rabu (1/8). 

Mantan anggota KPU Malang itu menyebutkan bahwa sulitnya bagi parpol menengah ke bawah dan partai baru dalam mencari caleg ini mempengaruhi kelengkapan berkas. Sebab, persyaratan bagi seorang bacaleg yang akan bertarung di 2019 tidaklah mudah. Seperti hasil tes kesehatan, surat keterangan pengadilan negeri, surat keterangan bebas narkoba, dan syarat lainnya, cukup menyita waktu dan menguras biaya yang tidak sedikit.

Ditambah lagi dengan adanya kesalahan atau ketidaksesuaian detail dokumen, semisal perbedaan penulisan nama di KTP dan Ijazah yang seringkali mengganjal. “Ada salah satu parpol yang sedianya mendaftarkan 120 bacaleg, di masa perbaikan berkurang tinggal 90 orang saja,” tuturnya. 

Ada pula kasus gagalnya bacaleg perempuan mendaftar yang lantas mundur karena tidak memenuhi persyaratan. Parpol pun tidak bisa mengganti, karena tidak ada lagi bacaleg perempuan pengganti. Partai tersebut terpaksa harus mengurangi bacaleg laki-laki untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan. 

“Misalnya, parpol ini mencalonkan 10 orang, berarti harus ada tiga perempuan. Satu orang perempuan mundur, mereka akhirnya mengurangi dua calon laki-laki. Karena mereka tidak punya stok kader perempuan,” bebernya.

Hanya saja, KPU Jatim masih belum merekap data pastinya berapa daftar bacaleg setelah masa perbaikan berkas ini. Arba masih bakal terus melakukan pemutakhiran hingga penetapan daftar caleg sementara (DCS) pada 22 Agustus. "Masih kami rekap. Posisinya, sekarang ini, saya, juga staf KPU lainnya, sudah kecapaian," tandasnya. 

Arba mengeluhkan anomali kecenderungan parpol pengusung yang kompak mengajukan perbaikan syarat di saat-saat terakhir. Ini menguras tenaga seluruh komisioner dan staf KPU. (bae)

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia