Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

PGN Saka Mulai Bor Sumur Baru di Pangkah

01 Agustus 2018, 15: 11: 20 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Para karyawan sedang melakukan kegiatan pengeboran di wilayah SKK Migas.

Para karyawan sedang melakukan kegiatan pengeboran di wilayah SKK Migas. (FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

PT Saka Energi Indonesia melakukan pengeboran dua sumur eksplorasi baru di wilayah di Wilayah Kerja Produksi Pangkah dan Wilayah Kerja Eksplorasi South Sesulu. Proses pengeburan itu merupakan hak partisipasi 100 persen sudah dilaporkan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Direktur Utama PGN Saka, Tumbur Parlindungan mengatakan rencana kerja pengeboran kedua sumur sudah sesuai dengan Work Program and Budget (WPB) “Meski kegiatan investasi di sektor hilir migas nasional rendah akibat harga minyak, namun kami tetap harus komitmen meningkatkan produksi,” kata Tumbur.

Diharapkan, proses pengeboran sesuai target dan menambah lifting PGN Saka.  Pasalnya, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan gas bumi nasional terus meningkat.

“Semoga tambahan lifting ini membantu Indonesia mengurangi impor BBM dari luar negeri," kata Tumbur.

Dijelaskan, program eksplorasi sumur baru di Wilayah Kerja Produksi Pangkah dilakukan PGN Saka sudah memulai pengeboran sumur TKBY-2 pada akhir Juni 2018 lalu. Titik pengeboran itu tidak jauh dari fasilitas produksi Blok Pangkah.  Diharapkan mampu meningkatkan skala keekonomian sumur sehingga sejalan dengan program untuk optimasi fasilitas produksi yang sudah ada (existing).

"Kami sudah meneliti sumur mulai 30 Juni 2018. Sudah terlihat keberadaan hidrokarbon pada prospek tersebut. Lokasi sumur TKBY-2 berjarak sekitar 10 km dari fasilitas produksi Well Head Platform-B (WHP-B)," katanya.

Sebelum memulai pengeboran, pihaknya sudah melakukan sosialisasi bersama masyarakat nelayan daerah sekitar. Selanjutnya, pihaknya juga menargekan menemukan cadangan migas di lapisan Tuban, Kujung dan Ngimbang. Sumur eksplorasi kedua yang dibor adalah West SIS-A#1 yang berada di wilayah Blok South Sesulu. Rencananya, dikerjakan pertengahan Agustus 2018.

“Untuk melakukan pengeboran kedua sumur itu, kami menggunakan 2 jack-up rig dalam waktu yang hampir bersamaan. Semoga harga minyak ke depannya akan lebih baik lagi,” pungkanya.

Sebagai informasi, SAKA telah memiliki 11 hak partisipasi di blok migas dalam negeri dan satu di luar negeri. 8 blok yang sudah berproduksi yaitu Blok Muara Bakau, Bangkanai, Ketapang, Ujung Pangkah, Muriah, Sanga-Sanga, South East Sumatera, dan Blok Fasken yang berada di Amerika Serikat.

Sementara 3 blok lainnya belum menghasilkan minyak atau gas karena masih dalam tahap eksplorasi yakni Blok West Bangkanai, Wokam II, dan South Sesulu. SAKA juga baru memenangkan Wilayah Kerja Pekawai dan Wilayah Kerja West Yamdena dari lelang terbuka yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (fir/han)

(sb/fir/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia