Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Seragam Tak Wajib Beli di Koperasi

01 Agustus 2018, 15: 03: 48 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Para siswa masih menggunakan seragam SMPN meski sudah sekolah di jenjang SMA.

Para siswa masih menggunakan seragam SMPN meski sudah sekolah di jenjang SMA. (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

Share this      

Setelah dikelola provinsi, pendidikan jenjang SMA maupun SMK otomatis tidak lagi gratis sejak 2016 lalu. Akibatnya, seluruh pembayaran SPP hingga seragam dikembalikan ke orang tua.

Kasi Pembelajaran Cabang Dispendik Jatim di Gresik, Rita Riana mengakui kalau Pemprov belum menganggarkan pendidikan gratis untuk pendidikan jenjang SMA maupun SMK. “Untuk seragam juga begitu, koperasi menyediakan. Kalau siswa mau beli silakan, kalau tidak, silakan beli di luar,” jelasnya. Namun, ia menyatakan ada beberapa seragam batik khas yang memang harus beli di sekolah. Dikatakan Rita, untuk seragam sekolah memang sudah diserahkan ke sekolah. Sebagai cabang dinas, pihaknya hanya memantau  sistem pendidikan dan pembelajaran di sekolah tersebut. Biasanya, mereka tetap melakukan koordinasi dengan kepala sekolah.

Soal subsidi silang juga demikian. Sekolah punya hak memilih siswa yang berhak mendapatkan biaya gratis. Sekolah memberlakukan sistem subsidi silang bagi siswa yang tidak mampu dari alokasi anggaran siswa mampu. “Semua sudah diatur sesuai peraturan, kami memang tidak menyediakan seragam sekolah,” papar Rita.

Sementara itu, Kepala Cabang Dispendik Jatim di Gresik, Puji Astuti menambahkan, jika evaluasi proses pembelajaran di Gresik baik tingkat SMA maupun SMK berjalan cukup efektif. “Proses MPLS juga berjalan maksimal. Saat ini, kami mempersiapkan berbagai kegiatan untuk Agustus besok,” jelasnya. (han/jee)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia