Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Penelitian Sistem Informasi Perizinan Santri

Gunakan Scanner untuk Disiplinkan Santri

01 Agustus 2018, 14: 16: 38 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Para mahasiswa menunjukkan sistem informasi yang mempermudah para santri.

Para mahasiswa menunjukkan sistem informasi yang mempermudah para santri. (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

Share this      

Permasalahan sehari-hari yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) lebih para perizinan.

Bermula dari aktivitas perijinan keluar masuk santri di area pondok yang tidak efektif karena dilakukan secara manual dan berujung pada persoalan ketertiban dan kedisplinan santri.

“Terkadang ada santri yang pamit ke fotokopi di area dekat pondok, lalu ada orang tuanya datang sedangkan pengawas tidak mencatat ijin santri, dan akhirnya orang tua tidak bisa menemui anaknya,” ujar Affizah Ristiana. Itulah yang akhirnya membuat Affifah dan teman-temannya ini meciptakan sistem informasi perizinan santri Ponpes. Mereka adalah Akhirnya,  Adrianto Yanuar, Fitri Kurniasari, Mochamad Yudha F., Novita Rizky A.  

Sistem informasi yang dibuat Affizah adalah mengimplementasikan program. Itu sekaligus mengetahui secara langsung titik-titik lokasi yang akan dipasang alat pemindai (scanner). Sistem sempat beberapa kali mengalami perubahan kebutuhan dan fitur. Proses pembaharuan program membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan hingga uji coba kembali. “Kartu identitas santri juga harus dicetak. Sistem perijinan dengan dengan menggunakan alat pemindai (scanner) beserta kartu identitas yang berisi nama dan nomor induk santri.

Nantinya setiap kartu identitas akan ditempelkan pada alat pemindai (scanner) ketika santri melakukan perijinan keluar dan kembali ke pondok.

KH. Slamet Muhaimin selaku pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Qur’an mengaku tertolong dengan sistem informasi tersebut. “Nantinya para santri akan lebih disiplin waktu, jujur dan tertib,”.  Berdasarkan hasil survey, sistem ini ternyata mampu mempermudah pekerjaan staf administrasi Pondok dalam menjalankan pekerjaannya antara lain mendaftar, merekap, dan mengetahui riwayat perijinan santri. Orang tua  pun merasa terbantu pada saat berkunjung ke pondok. (*)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia