Kamis, 12 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Penjualan Motor Niaga Kian Tergerus

30 Juli 2018, 14: 45: 58 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Penjualan motor niaga dengan roda tiga terus menurun seiring dengan banyaknya perbaikan infrastruktur.

Penjualan motor niaga dengan roda tiga terus menurun seiring dengan banyaknya perbaikan infrastruktur. (FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

Penjualan kendaraan niaga pada semester I/2018  kian tergerus. Beberapa diler motor niaga di Gresik merasa jika masyarakat lebih memilih membeli pikup daripada motor roda tiga.

Kepala Cabang Viar Gresik, Muhammad Solekhudin menuturkan, sepanjang semester I/2018 Viar Gresik baru mencatat penjualan 15 unit per bulan. Sebelumnya penjualan mampu mencapai angka 20  sampai 25 unit perbulan. Diprediksi, pertumbuhan  ekonomi membuat konsumen memilih membeli pikup daripada motor niaga.

“Dulu banyak orang berdagang menggunakan motor niaga karena bisa masuk gang kecil.   Namun, seiring perbaikan infrastuktur konsumen lebih condong membeli pickup,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya mengubah haluan penjualan. Semula UMKM, kini fokus membidik instansi pemerintahan.

“Kami membidik pengadaan kendaraan plat merah. Selama ini selain digunakan untuk mengangkut hasil pertanian. Kendaraan roda tiga banyak digunakan untuk instansi yang berhubungan dengan lingkungan hidup,” katanya.

Kepala Cabang Happy Motorcycle Gresik, Choirul Mustofa mengaku penjualan kendaraan roda menurun dalam tiga tahun terakhir. Padahal, jumlah pelaku usaha terus meningkat.

“Saya juga masih belum tahu kondisi ini diakibatkan oleh apa,” katanya.

Dijelaskan, setiap bulan pihaknya manrget mampu menjual sampai 10 unit motor niaga. Akan tetapi, realisasi hanya terjual 5 sampai 6 unit per bulan.

“Tahun lalu penjualan terdongkrak akibat banyaknya PKL tergusur,” pungkas dia. (fir/han)

(sb/fir/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia